GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zero Sampah Anorganik, Pemkot Yogyakarta Perluas Penjagaan Sampah di 13 TPS

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta memperluas penjagaan sampah hingga ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) mulai Februari 2023.
Rabu, 22 Februari 2023 - 10:20 WIB
Suasana di salah satu lokasi TPS di Kota Yogyakarta, Selasa (21/2)
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Yogyakarta, DIY - Gerakan Zero Sampah Anorganik terus digiatkan di Kota Yogyakarta. Saat ini, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta memperluas penjagaan sampah hingga ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) mulai Februari 2023. Penjagaan itu untuk mendukung gerakan zero sampah anorganik terutama memperkuat pengurangan sampah di TPS.

Salah satunya di TPS Lempuyangan, petugas mendata identitas warga yang membuang sampah di TPS serta jumlah sampah yang dibuang. Petugas juga mengedukasi warga agar memilah sampah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mencatat nama warga, alamatnya dan jumlah sampah misalnya berapa kantong plastik. Kita juga edukasi untuk memilah,” kata Triyanto petugas jaga TPS Lempuyangan ditemui, Senin (20/2/2023).

Selama penjagaan, dia pernah menemukan warga dari salah satu kabupaten di DIY yang membuang sampah di TPS Lempuyangan. Identitas itu didapat setelah dirinya bertanya kepada warga itu. Menurutnya sebagian besar warga luar kota yang membawa sampah ke TPS di kota bekerja di wilayah Kota Yogyakarta.

“Biasanya kerja di kota sambil bawa sampah buang ke sini. Kami minta untuk dibawa pulang dan tidak dibuang ke TPS di kota,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Sugeng Darmanto mengatakan setelah gerakan zero sampah anorganik diberlakukan sudah menerjunkan petugas untuk menjaga 13 depo yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Mulai Februari 2023 penjagaan ditambah sampai ke 13 depo yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.

“Mulai Februari kita melakukan perluasan penjagaan TPS. Sebanyak 13 TPS di Kota Yogyakarta, sehingga total ada 26 depo dan TPS sudah kita jaga,” tambah Sugeng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyampaikan petugas yang diterjunkan menjaga TPS dibantu dari personel Satgas sungai dan pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta. Petugas berjaga secara sift dengan tugas mendata warga yang membuang sampah ke TPS dan jumlah sampahnya.

Menurutnya penjagaan depo dan TPS itu bagian dari penguatan pengurangan volume sampah yang dibawa ke TPA Piyungan. Sejak gerakan zero sampah anorganik berlaku mulai Januari 2023 sampai awal Februari, volume sampah dari Kota Yogyakarta yang dibawa ke TPA Piyungan berkurang sekitar 35 ton/hari.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT