News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Asusila Seksual di Lampung Tengah Bertambah Jadi 36 Anak

Kasus asusila seksual terhadap anak-anak di Kabupaten Lampung Tengah, kini bertambah menjadi 36 korban dari sebelumnya 22 korban. Keseluruhan korban tersebut berasal dari sekolah yang sama di mana satunya diantaranya merupakan laki-laki.
Kamis, 9 Februari 2023 - 18:08 WIB
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah, Eko Yuono, saat dimintai keterangan di Polres Lampung Tengah
Sumber :
  • Tim TvOne/Pujiansyah

Lampung Tengah, Lampung - Kasus asusila seksual terhadap anak-anak di Kabupaten Lampung Tengah, kini bertambah menjadi 36 korban dari sebelumnya 22 korban. Keseluruhan korban tersebut berasal dari sekolah yang sama di mana satunya diantaranya merupakan laki-laki.

Penambahan jumlah korban asusila seksual anak tersebut diungkapkan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah, Eko Yuono. Puluhan anak menjadi korban eksploitasi dengan cara video call asusila melalui aplikasi WhatsApp, merupakan murid salah satu SD Negeri di Kecamatan Terusan Nunyai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban itu sudah ada 36 orang anak, 1 diantaranya laki-laki. Tapi, belum semua korban itu diperiksa dan dimintai keterangan oleh Polres Lampung Tengah. Yang dimintai keterangan baru 22 orang anak, sisanya kita masih menunggu waktu untuk dilakukan dimintai keterangan," kata Eko Yuono, Kamis (9/2/2023).

Eko Yuono mengungkapkan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mediasi terhadap 36 korban video call asusila oleh pelaku. Seluruh korban berasal dari sekolah yang sama. 

"Kalau pun masih ada korban yang lain, kami berharap anak dan orangtuanya untuk segera melapor agar dapat diberikan trauma healing," terangnya. 

Ia menjelaskan, perlu ada perhatian lebih terkait kesadaran anak dan orang tua dalam penggunaan media sosial. Orang tua lebih memahami dampak jangka panjang jika hal ini terus dibiarkan. "Tujuan kami baik, agar tumbuh kembang anak tidak terganggu, dan para anak tidak menjadi korban kejahatan," jelasnya. 

Eko Yuono menambahkan, pihaknya telah melakukan assessment terhadap beberapa korban. Dari keterangan korban, ada yang dibujuk rayu untuk melakukan perbuatan asusila dan ada juga yang dikirimkan video porno oleh pelaku. Pelaku lalu melakukan video call, kemudian mengajak anak tersebut memperagakan perbuatan asusila bersama pelaku. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini pengakuan dari beberapa korban yang kita assesment. Korban ada yang diminta membuka celananya dan tersangka juga membuka celananya untuk melakukan perbuatan asusila. Ada juga korban yang dikirimi video porno. Kemudian ada lagi, tersangka menyuruh korban untuk memasukkan benda ke alat kelamin korban," beber Eko Yuono. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Edi Qorinas mengatakan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 22 orang korban. Namun, ia telah berkoordinasi dengan pihak sekolah apakah ada penambahan jumlah korban.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT