Seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah dilaporkan ke polisi lantaran diduga melakukan aksi asusila kepada santrinya yang masih di bawah umur. Perbuatan itu dilakukan berulang kali hingga membuat korban trauma.
Seorang anak perempuan berusia 12 tahun berinisial AZ menjadi korban kekejaman ayah tirinya sendiri. Nur (44), diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak tirinya secara berulang kali sejak Oktober 2024.
Ketua Presidisium KPPI Kanti W. Janis sayangkan sentimen masyarakat yang negatif kepada Cindra Aditi Tejakinkin (CAT) korban perbuatan asusila Hasyim Asy'ari.
Mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari ternyata sempat menggunakan fasilitas negara berupa kendaraan dinas untuk menjemput korban asusila Cindra Aditi Tejakinkin (CAT).
Begini kronologi kasus asusila mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari, sempat panggil Cindra Aditi Tejakinkin (CAT) ke kamarnya sebelum terjadi pemaksaan persetubuhan.
Inilah 5 janji Ketua KPU RI Hasyim Asyâari untuk Cindra Aditi Tejakinkin (CAT) yang korban asusila dirinya. Adapun CAT merupakan anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Den Hag, Belanda.
Terungkap rincian pesan WhatsApp antara mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari dengan Cindra Aditi Tejakinkin (CAT) korban asusila yang berisi rayuan serta panggilan..
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut perempuan berinisial CAT korban asusila Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asyâari bukan seorang diplomat Indonesia.
Aristo Pangaribuan Kuasa hukum Cindra Aditi Tejakinkin (CAT) korban asusila Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari buka suara soal upaya pidana.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.