News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menyedihkan, Warga Asahan Gotong Jenazah Ibu dan Anak Sejauh 3 Kilometer Akibat Jalan Rusak

Sungguh miris dan menyedihkan, sebuah akun media sosial Facebook bernama Muhammad Azri merekan video amatir yang menunjukkan warga sedang menggotong jenazah ibu dan anaknya,
Kamis, 26 Januari 2023 - 23:40 WIB
Warga menandu jenazah di tengah jalan berlumpur dan berlubang
Sumber :
  • Tim Tvone/ Jasa Manurung

Asahan, Sumatera Utara - Sungguh miris dan menyedihkan, sebuah akun media sosial Facebook bernama Muhammad Azri merekan video amatir yang menunjukkan warga sedang menggotong jenazah ibu dan anaknya, yang meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Kota Medan.

Dua cuplikan video amatir yang berdurasi masing-masing tujuh menit dan sembilan menit itu, direkam dan disiarkan langsung dari akun media sosial Muhammad Azri, Rabu (25/1/2023) malam, dan sudah direspon oleh ratusan pengguna media sosial lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video, nampak sejumlah warga menurunkan dua jenazah dari mobil ambulans yang terhenti di tengah jalan Desa Sei Sembilang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Suasana malam hari yang gelap gulita semakin memilukan ketika hanya disinari oleh cahanya senter dan lampu sepeda motor.

“Inilah jenazah yang melewati Jalan Sei Sembilang, dan akan “digandar” (digotong/dipikul) menuju rumahnya,” ujar suara yang ada di dalam video sambil merekam aktivitas warga yang bersiap-siap menggotong kedua jenazah. 

Jenazah anak nampak digendong oleh seorang wanita separuh baya, sementara dengan menggunkan kain sarung, jenazah ibunya kemudian ditandu dengan sepotong kayu. Hal ini dilakukan karena kondisi jalan yang tidak layak untuk dilalui.

“Karena jalan tak layak, terpaksa digotonglah mayatnya, apa cerita ini pak Jokowi, kenapa jalan kami seperti ini, seperti kubangan kerbau,” ujarnya lagi sambil mengikuti rombongan yang membawa kedua jenazah malang tersebut. 

Sesekali rombongan pembawa jenazah terlihat berhenti untuk beristirahat, hanya dibantu dengan cahaya lampu sepeda motor seadanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berbagai macam komentarpun langsung berseliweran di kolam komentar. Sebagian netizen mengunkapkan rasa duka, namun ada juga komentar yang menyesalkan sikap pemerintah. “Pejabatnya semua pada tidur, semangat semua saudaraku, semoga yang Kuasa membalasnya,” kata salah satu akun media sosial di Facebook tersebut.

Sementara itu, salah satu keluarga korban, Ilham Simanjuntak berharap agar pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut yang notabene merupakan akses utama warga dalam beraktivitas sehari-hari. “Kami berharap agar jalan itu segeralah diperbaiki oleh pemerintah agar tidak terjadi hal-hal yang seperi ini,” kata Ilham penuh harap kepada tvonenews, Kamis (26/1/2023). (jmg/wna)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT