News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dikabarkan Diamankan Terduga Pelaku Penembakan Bendarahara Camat Medan Barat, Polisi Tegaskan Hal Ini

Pelaku penembakan FK, wanita yang bekerja di bendahara Kantor Camat Medan Barat dikabarkan telah diamankan pihak Polsek Medan Timur.  Terduga pelaku  disebutkan adalah merupakan oknum pegawai aktif di salah satu kementrian dan telah menyerahkan diri.
Selasa, 25 Oktober 2022 - 17:02 WIB
Korban Penembakan Bendarahara Camat Medan Barat saat mendapat Perawatan Medis
Sumber :
  • Tim Tvone/Yoga

Medan - Pelaku penembakan FK, wanita yang bekerja di bendahara Kantor Camat Medan Barat dikabarkan telah diamankan pihak Polsek Medan Timur.  Terduga pelaku  disebutkan adalah merupakan oknum pegawai aktif di salah satu kementrian dan telah menyerahkan diri. Dan kini masih dalam pemeriksaan dan juga disebut sebut pihak Polsek masih mencari barang bukti air soft gun yang digunakan pelaku saat kejadian.

Pelaku penembakan Bendahara Kantor Camat Medan Barat berinisial FK dikabarkan telah diamankan dan pelaku menyerahkan diri setelah hampir tiga minggu lamanya diduga melarikan diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari informasi narasumber menyebutkan bahwa aksi pelaku terekam kamera pemantau. Di mana rekaman tersebut dikabarkan dari sekitar lokasi kejadian penembakan dan juga dari CCTV kantor salah satu kementrian tempat terduga pelaku bekerja.

"Saya dengar, ada juga cctv dari kantor tempat dia (terduga pelaku) bekerja. Saat  itu yang bersangkutan tengah melakukan finger print absen kepulangan. Dengan menggunakan pakaian dan sepeda motor yang sama diduga saat melakukan aksi. Hanya saja rekaman CCTV kantor, saat absensi pulang yang bersangkutan mengenakan helm,” ujar warga sekitar kantor.

Kemudian warga ini menyebutkan bila terduga pelaku dikabarkan sempat melarikan diri ke Yogyakarta. Ia melarikan diri pasca kejadian tersebut viral dan menjadi konsumsi pemberitaan media.

"Saya sempat heran juga , biasanya dia sering saya lihat, tapi tiba-tiba jarang terlihat sekian lama. Saya dengar saat tak kelihatan, yang bersangkutan katanya melarikan diri dari bandara KNIA ke Yogyakarta. Dan dikabarkan juga yang aparat yang berwenang sudah melakukan pengecekan keberadaannya,” sebutnya kemudian.

Sementara itu kabar penyerahan diri terduga pelaku penembakan oknum bendahara Kecamatan Medan Barat berinisial F ini masih dibantah Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Buha Tambunan.

"Untuk menyerahkan ke Polsek belum ada pak. Terkait info terduga merupakan oknum pegawai salah satu kementrian juga info Ini saya belum tahu info dari mana pak," balas Bona.

Sebelumnya, peristiwa penembakan air soft gun terjadi pada (4/10/2022) malam sekira pukul 20.00 WIB. Di mana saat korban tengah dalam perjalanan pulang. Kejadian di Jalan Bono, Kelurahan Glugur Darat II Kecamatan Medan Timur. Korban mengalami luka di bagian punggung kaki kiri dan sempat divisum di Rumah Sakit Bhayangkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait kasus ini pun, pihak Polisi melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa sempat mengeluarkan statement  kasus ini merupakkan tindak pidana. Dan pihak Polisi masih menyelidiki kasus penembakan ini untuk mengejar pelaku.

"Pengguna air soft gun yang melukai orang itu pidana. Kita kejar pelakunya akan kita tangkap,” ujar Kasat Kompol Teuku Fathir Mustafa beberapa waktu lalu. (YSA/LNO)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT