News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aset Bos Judi Online Apin BK Disita, Totalnya Mencapai Rp68 Miliar

Polda Sumut menyita aset milik bos besar judi online Apin BK di kompleks Cemara Asri, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin.
Selasa, 18 Oktober 2022 - 02:20 WIB
Jonni Alias Apin Bakim, Buronan Kasus Perjudian dan TPPU
Sumber :
  • Yoga Syahputra

Jakarta - Polda Sumut menyita aset milik bos judi online Apin BK di kompleks Cemara Asri, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (17/10/2022). 

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi menjelaskan penyitaan lima rumah toko (ruko) di kawasan perumahan tersebut milik Apin BK berdasarkan surat penetapan izin penyitaan dari Pengadilan Negeri Lubuk Pakam
"Tadi sore sekitar pukul 13.00 sampai 16.00 WIB penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut berdasarkan surat penetapan izin penyitaan," kata Hadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadi menjelaskan bahwa lima ruko milik Apin BK tersebut merupakan hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari bisnis judi online.  

"Ini adalah bagian dari TPPU yang dikenakan penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut. Lima aset itu berupa rumah toko yang berada di kawasan Cemara Asri," kata Hadi.

Sementara itu Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP Herwansyah, mengungkapkan Penyitaan sesuai surat penetapan dari pengadilan Negeri Lubuk Pakam tertanggal 14 Oktober 2022. 

Kelima ruko itu, dengan perincian tiga ruko dijadikan minimarket dan dua ruko dijadikan showroom mobil. Kelima ruko berstatus disewakan ke pihak lain oleh Apin BK. 

"Diperkirakan harga kelima ruko ditaksir Rp 20 miliar," tutur Hermansyah.  

Disebutkan lima ruko ini, merupakan penyitaan aset ketiga kali dilakukan Polda Sumut. Sebelumnya, juga menyita tujuh aset bangunan hingga benda-benda berharga milik Apin BK senilai Rp 27,2 miliar. 

Kemudian lima aset lainnya di beberapa lokasi berbeda di Kabupaten Deli Serdang dengan kisaran harga Rp 21,6 miliar.

"Total aset yang disita dari bos judi online mencapai Rp 68, 8 miliar," kata Hermansyah. 

Rencananya penyitaan akan terus berlanjut karena masih ada beberapa aset yang surat penetapannya belum keluar dari pengadilan negeri Lubuk Pakam. 

"Kita menunggu dari pada keputusan PN Lubukpakam, nanti setelah keluar putusan PN akan dilanjutkan penyitaan ini," kata Hermansyah. 

Sementara itu, tersangka Apin BK tiba di Bandara Kualanamu Internasional Airport, Kabupaten Deli Serdang, Senin sore, 17 Oktober 2022. 

Dengan pengawalan ketat kepolisian ia langsung diboyong ke Mako Polda Sumut, usai diamankan di Malaysia, pekan lalu. 

Kasus judi online ini, digrebek Polda Sumut bermarkas di perumahan elit Komplek Cemara Asri, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (9/8/2022) dini hari. 

Penggrebekan ini, dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak. 

Di gedung berlantai tiga yang digerebek polisi itu, dioperasikan sebanyak 21 situs judi daring, antara lain LEBAH 4D, DEWA JUDI 4D, dan LARIS 4D yang memiliki omset sekitar Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar per hari.

Apin BK Dimiskinkan

Usai bertemu Presiden RI, Joko Widodo di Istana Negara, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, kembali dengan membawa bos judi kakap yang menjadi buronan. Jonni alias Apin Bakim (BK) diseret dalam perjudian dan dimiskinkan sesuai kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Pasca menyerahkan diri di Kuala Lumpur, Malaysia pada Jumat (14/10/2022), Apin BK, DPO yang merupakan bos judi kelas kakap terkait diagram konsorsium 303 yang paling dicari selama dua bulan lebih, dibawa kembali pulang ke Medan, Sumatera Utara. 

Hal tersebut dilakukan setelah dua hari lebih Apin berada di Mabes Polri.

Pada hari ini, Senin (17/10/2022) sore, milyarder muda berumur 34 tahun itudiboyong ke Mako Polda Sumut dengan pengawalan dan pemantauan langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak.

"Dengan menggunakan pesawat Batik Air, Jonni alias Apin Bakim si bos judi Sumut beserta rombongan akan berangkat dari Jakarta menuju Bandara Kuala Namu Internasional, Deliserdang, Sumatera Utara," terang Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hari Wahyudi.

Hadi menambahkan, pesawat yang ditumpangi Jonni alias Apin Bakim dan petugas Kepolisian akan medarat pada pukul 17.20 WIB. 

Sedangkan pesawat yang ditumpangi Kapoldasu, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak juga akan tiba lebih dulu sekitar pukul 17.00 WIB.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak menegaskan, ia selaku pimpinan Polri di Sumatera Utara tidak pernah atau tidak mau menerima upeti uang judi.

Ketegasannya itu kini ia buktikan kepada masyarakat khususnya masyarakat Sumatera Utara. Di mana Jonni alias Apin Bakim dapat diamankan untuk diseret dan mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam kasus tindak pidana perjudian serta pencucian uang untuk dimiskinkan negara.

Jonni alias Apin Bakim kini akan menjalani penyidikan di Ditreskrimsus Polda Sumut.

Tekad keras Panca selama ini membuahkan hasil, setelah sebelumnya berupaya menangkap Jonni alias Apin Bakim yang melarikan diri di hari penggerebekan markas judi di Komplek Elit Cemara Asri, Percut Seituan, Deliserdang, Sumatera Utara pada tanggal 9 Agustus 2022 lalu.

Seperti diketahui, pasca Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memimpin langsung penggrebekan lokalisasi judi online, lokasi berkedok warung kuliner bernama Warna Warni di Komplek Elit Cemara Asri, Percut Seituan, Deliserdang, terungkap beroperasinya 21 website judi dengan omzet Rp 1 milyar per website per harinya. Dari lokasi ini diamankan sejumlah barang bukti berupa perangkat komputer dan CPU serta kartu ATM pendukung judi. 

Penyelidikan dan penyidikan terus bergulir. Di mana juga turut disita dan diamankan 133 rekening bank yang digunakan untuk transaksi perjudian. Keseluruhan rekening pun kemudian dibekukan dan ditelusuri aliran dana dari rekening tersebut.

Kemudian Polda Sumut menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) kepada Jonni alias Apin Bakim. Dilanjutkan dengan penyitaan sebanyak 12 aset berupa tanah dan bangunan milik Jonni alias Apin Bakim, yang disebut hasil tindak pidana pencucian uang dari bisnis judinya yang telah berjalan sekian lama.

Aset yang disita itu pun sangat fantastis harganya. Diketahui harga per unit bangunan di atas lahan tersebut berkisar belasan hingga puluhan milyar rupiah, karena berada di sejumlah titik inti kota Medan dengan nilai jual yang sangat mahal.

Bahkan, Jonni alias Apin Bakim yang merasa kebal hukum sempat bersikeras tidak mengindahkan imbauan untuk menyerahkan diri ke Poldasu. 

Hal tersebut pun direspon Polda Sumut dengan mengajukan permohonan menerbitkan red notice ke Mabes Polri hingga terealisasi. Jonni alias Apin Bakim pun jadi buronan Polri dan Interpol.

Poldasu juga telah memintai keterangan pihak keluarga Jonni alias Apin Bakim. Di antaranya istri, mertua dan ayah kandung yang bersangkutan. Dalam proses pemeriksaan tersebut, disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, bahwa pihak keluarga juga tidak kooperatif sehingga dilakukan pencekalan bepergian ke luar negeri.

Rangkaian demi rangkaian penyidikan terus bergulir, di mana Jonni alias Apin Bakim masih terkesan melakukan perlawananan dalam pelariannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Babak selanjutnya, Polda Sumut menangkap 15 orang pekerja yang merupakan operator dan leader operator website judi yang dikatakan jaringan Jonni alias Apin Bakim.

Hingga akhirnya, Pada Jumat 14 Oktober lalu, Jonni alias Apin Bakim mulai terjepit hingga ia dikatakan menyerahkan diri dan diamankan ke Mabes Polri. (ysa/nof/viva/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT