News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sampaikan Kalimat Pedas Soal Kinerja Kejaksaan, Ucapan Youtuber Alvin Lim Menuai Reaksi    

Sampaikan Kalimat Pedas Soal Kinerja Kejaksaan, Ucapan Youtuber Alvin Lim Menuai Reaksi    
Jumat, 23 September 2022 - 19:37 WIB
Sampaikan Kalimat Pedas Soal Kinerja Kejaksaan, Ucapan Youtuber Alvin Lim Menuai Reaksi
Sumber :
  • tim tvone/Yoga Syaputra

Sumatera - Youtuber Alvin Lim yang tegas dan keras menyampaikan kalimat pedas terkait kinerja institusi kejaksaan menuai reaksi sejumlah jaksa.Sejumlah jaksa di Sumut yang tergabung dalam wadah bernama Persaja, menguraikan kalimat Alvin Lim di antaranya "Kalau Bayarannya Banyak Jaksa Bisa Buat Perkara P 19, Jaksa Bisa Dibeli Sehingga Dakwaan Bisa Disusun Berlapis-Jaksa Dibeli Hukuman Bisa Ringan". 

Soal ucapan itu, Sejumla oknum Jaksa yang tergabung dalam Persaja atau Persatuan Jaksa menyatakan sikap sekaligus reaksi mereka yang mengaku kehormatan sebagai Jaksa diserang oleh seorang Youtuber bernama Alvin Lim. Sehingga, pasca Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) melakukan OTT dengan menangkap dan menetapkan status tersangka terhadap sejumlah oknum panitera dan oknum Hakim Agung, di jajaran Mahkamah Agung, pada hari Jumat siang, (23 September 2022), sejumlah jaksa melapor ke SPKT Polda Sumut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang perwakilan Persaja, Ketua Persaja Sumatera Utara, I Made Sudarman menyebutkan bahwa pihak mereka melaporkan oknum pengacara sekaligus youtuber Alvin Lim terkait pasal UU ITE.

"Kebetulan tadi saya membuka link youtube, jadi disitu ada beberapa kalimat kalimat yang menurut saya  mencemarkan nama baik Jaksa maupun instituai Kejaksaan. Saya selaku Jaksa merasa teraerang kehormatan saya. Dimana Alvin Lim telah melakukan satu hal menyerang kehormatan Jaksa maupun institusi  Kejaksaan RI. Sehingga melaporkan Alvin Lim ke Polda Sumatera Utara" ujar I Made Sudarman selaku ketua yang didampingi Kasie Penkum Kejatisu, Yos Tarigan.

Made juga menyebutkan, pelapiran resmi telah dibuat ke Polda Sumut, terkait pasal 27 ayat 3 jonto pasal 45 UU Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

"Mentransmisikan informasi elektronik yang memuat pencemaran atau penyerangan kehormatan nama baik. Oleh karena itu saya laporkan ke Polda Sumatera Utara," jelas Made.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia selanjutnya membeberkan sejumlah kalimat Alvin Lim sesuai dengan apa yang telah dimuat di media sosial Youtube.

"Kalau Bayarannya Banyak Jaksa Bisa Buat Perkara P 19 mati, Jaksa Bisa Dibeli Sehingga Dakwaan Bisa Disusun Berlapis-Jaksa Dibeli Hukuman Bisa Ringan" ucap Made mengulangi kalimat Alvin Lim sebagai terlapor.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT