News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lokasi Eks Diskotek Diduga Berubah Fungsi Jadi Barak Narkoba, Warga Binjai Minta Polisi Gerebek

Sejumlah elemen warga Binjai mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak menutup barak-barak narkoba di lokasi bekas TF (eks Diskotek),
Senin, 15 Agustus 2022 - 19:05 WIB
Lokasi Eks Diskotek Diduga Berubah Fungsi Jadi Barak Narkoba, Warga Binjai Minta Polisi Gerebek
Sumber :
  • tim tvone/Taufik Hidayat

Binjai, Sumatera Utara - Sejumlah elemen warga Binjai mendesak pihak kepolisian untuk segera bertindak menutup barak-barak narkoba di lokasi bekas TF (eks Diskotek), yang diduga sebagai tempat sarang pengguna narkoba jenis sabu-sabu.

Pasalnya, hingga kini barak narkoba yang berada di kawasan Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang itu masih saja terus beroperasi dan sudah sangat meresahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan dari informasi yang didapat, barak narkoba yang berada di kawasan eks diskotek TF ini dikelola oleh berinisial UG.

Salah seorang Penggiat Pemberantasan Narkoba, Agung Permana mengatakan, saat ini peredaran narkoba sangat menjamur dengan banyaknya barak-barak narkoba yang dijadikan sebagai lokasi peredaran dan penggunaan narkoba.

"Sekarang barak narkoba memang terus menjamur. Ini jelas sangat meresahkan warga dan harus segera ditindak agar generasi muda kita tidak rusak dan hancur masa depannya karena narkoba," ujarnya, Senin (15/8/2022).

Dirinya juga meminta kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak untuk bertindak cepat untuk menutup barak-barak narkoba yang ada dipinggiran Kota Binjai dan Kabupaten Langkat yang sangat meresahkan masyarakat kususnya para orang tua.

"Harus usut tuntas, apalagi barak tersebut diduga menjadi tempat jual beli kendaraan hasil curian. Bahkan dikawasan itu juga banyak lokasi perjudian. Saya berharap ada tindakan yang tegas dari aparat kepolisian dan BNN agar barak tersebut segera dihancurkan atau dirobohkan," pinta Agung.

Masih kata Agung, di kawasan tersebut, barak-barak narkoba bukan hanya satu, bahkan di setiap sudut ada barak narkoba dan lokasi judi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kawasan ini memang sudah terkenal. Jadi kita harap agar pihak kepolisian tegas dan tanpa pandang bulu untuk menuntaskan masalah penyakit masyarakat ini. Bila perlu tangkap UG yang disinyalir atau diduga sebagai pengelola barak dan bandar besar narkoba," tutupnya.

Untuk diketahui, selain banyaknya barak narkoba dikawasan tersebut, tindak pidana perjudian juga diduga marak di lokasi barak-barak narkoba. Bahkan, lokasi ini juga diduga sebagai penampungan kendaraan curian atu bodong, yang tidak memiliki dokumen lengkap. (Tht/Aag)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT