News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memilukan, 9 Tahun Mengidap Penyakit Cerebral Palsy, Bocah Asal Aceh Tamiang Berharap Perhatian Pemerintah

Begitu memilukan kondisi bocah Ihamsyah Chairi berusia 9,5 tahun, di Aceh Tamiang. Pasalnya, sudah 9 tahun ia mengidap penyakit Cerebral Palsy
Minggu, 17 Juli 2022 - 16:32 WIB
Memilukan, 9 Tahun Mengidap Penyakit Cerebral Palsy, Bocah Asal Aceh Tamiang Berharap Perhatian Pemerintah
Sumber :
  • tim tvone/Ilham Zulfikar

Aceh Tamiang, Aceh – Begitu memilukan kondisi bocah Ihamsyah Chairi berusia 9,5 tahun, di Desa Paya Tenggar, Kecamatan Manyak Payet, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Pasalnya, sudah 9 tahun ia mengidap penyakit Cerebral Palsy hingga hanya bisa terbaring saja.

Bocah dari pasangan Wagimo dan Sarnani ini, ternyata dikabarkan sudah mengidap penyakit Cerebral Palsyah sejak usianya 2,5 bulan setelah lahir ke dunia. Bahkan yang paling ironinya, penderitaan bocah tersebut tidak mendapat perhatian pemerintahan setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, harapan kedua orang tuanya, ingin sekali putranya yang terbaring sakit tersebut dapat perhatian pemerintah soal pengobatan. Harapan ini terlontar, dikarenakan kedua orang tuanya hanya seorang buruh tani yang mengakui tidak sanggup untuk membiayai perobatan anaknya.

“Kami hanya seorang buruh tani, maka kami sangat berharap bantun dari pemerintah dan kaum dermawan agar bisa mengobati anak kami,” ujar orang tua bocah, Wagimo kepada tvonenews.com, Minggu (17/7/2022).

Kemudian, ia menceritakan kondisi anaknya setiap hari yang terbaring lemas di lantai dan hanya berlapiskan sehelai kain, terus merenggek karena menahan sakitnya penyakit yang diderita anaknya.

“Menurut medis, Cerebral palsy atau lumpuh otak  ini bukan bawaan lahir akan tapi dimulai dari tahap awal kehidupan yaitu sejak dilahirkan. Meskipun kami sudah mengetahui penyakit anaknya kami, keluarga  tetap optimis untuk menyembuhkan anak kami,” ujarnya dengan kata terbata-bata.

Bahkan ia mengaku terus berusaha sambil berharap agar ada seorang Dermawan yang tulus hatinya untuk membantu pengobatan anaknya. Lain dari itu, ia juga beraharap agar pemerintah dapat memberi perhatian terhadap kondisi anaknya.

“saya sebenarnya sudah pasrah dengan apa yang menimpa anak saya, namun karena melihat kegigihan anak saya yang masih bertahan selama 9 tahun ini, membuat saya terus melakukan upaya seadanya, dari medis hingga obat kampung telah dilakukan, namun apa daya kesembuhan belum memihak kepadanya.” Terang wagimo sambal meneteskan air mata.


Di sisi lain, ia menceritakan kondisi dirinya sebagain ayah yang saat ini mengalami kesulitan ekonomi untuk membawa anaknya berobat. Mak adari itu, ia berharap agar pemerintah ataupun para dermawan dapat membantu anaknya untuk Kembali berobat ke rumah sakit secara serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika ada donator yang ingin membantu anaknya itu, dapat menghubungi dirinya atau bisa ke rumahnya yang berada di Desa Paya, Tenggar, Kecamatan Manyak Payet, Kabupaten Aceh Tamiang. Dengan nomor kontak  082281054756,’’ Tutupnya dengan harapan besar terbantu. (Izr/Aag)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT