GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus PMK di Batanghari Jambi Terus Bertambah, dalam Sepekan Puluhan Ternak Terjangkit

Penyebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Batanghari, Jambi, mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam sepakan ini puluhan ternak warga terjangkit virus PMK yang tersebar di 15 Desa di 7 Kecamatan
Senin, 4 Juli 2022 - 16:02 WIB
Upaya Petugas Untuk Penanggulangan kasus PMK di Batanghari Dengan Penyemprotan Kandang
Sumber :
  • Tim TvOne/Tarmizi

Batanghari, Jambi - Penyebaran kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Batanghari, Jambi, mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam sepakan ini puluhan ternak warga terjangkit virus PMK yang tersebar di 15 Desa di 7 Kecamatan.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Batanghari, Tengku Hafidz, mengatakan, bahwa minggu lalu sebanyak 109 hewan terjangkit dan kini sudah 191 terpapar virus PMK.

 

"Dari 191 kasus itu, jumlah ternak yang sakit saat sebanyak 62 ekor, sembuh 75 ekor, dan potong bersyarat 14 ekor," kata Kabid Peternakan Disbunnak, Kabupaten Batanghari, saat dikonfirmasi Senin (4/7/2022).

 

Untuk sebaran kasus per Kecamatan yakni di Kecamatan Muara Bulian, jumlah hewan ternak yang terdampak 39 ekor dan sembuh 19 ekor, di Kecamatan Batin XXIV jumlah hewan ternak yang terampak 4 ekor dan di Kecamatan Pemayung jumlah hewan yang terdampak 2 ekor dan sembuh semua.

 

Sementara, di Kecamatan Muara Tembesi, jumlah hewan ternak yang terdampak 44 ekor, sembuh 26 ekor, di Kecamatan Mersam jumlah hewan ternak yang terdampak 4 ekor, Kecamatan Maro Sebo Ulu jumlah terdampak 7 ekor, sembuh 4 ekor, sedangkan di Kecamatan Bajubang jumlah hewan ternak yang terdampak 51 ekor, sembuh 24 ekor.

 

"Dari tabel data tersebut, dalam sepekan ini terdapat penambahan kasus sebanyak 82 hewan ternak warga terjangkit PMK," jelasnya.

 

Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kasus PMK hewan ternak di Kabupaten Batanghari, pemerintah setempat telah menutup pasar ternak sejak 1 juni yang lalu. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran kasus terbaru.

 

"Saat ini tim dari Unit Reaksi Cepat (URC) Disbunnak dan BPBD Batanghari terus dilakukan dan pengawasan terhadap lintas hewan ternak diperketat, serta sudah dibentuknya Gugus Tugas PMK dan telah didirikan Pos Pelayanan PMK di Sekretariat Disbunnak," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

“Pada kasus ini, kita gencar melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan pemotongan Hewan jelang Iduladha ini, salah satunya pembelian hewan kurban harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal," pungkasnya. (Tar/Nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT