News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satgas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK

Tim Satgas Terpadu Ketahanan Pangan dan Pertanian melakukan pemeriksaan ke tiga pusat penjualan hewan kurban binaan Pemkot Bandar Lampung, Kamis (16/6/2022).
Kamis, 16 Juni 2022 - 16:29 WIB
Tim Satgas Terpadu Ketahanan Pangan dan Pertanian melakukan pemeriksaan pusat penjualan hewan kurban.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Pujiansyah

Bandar Lampung - Tim Satgas Terpadu Ketahanan Pangan dan Pertanian melakukan pemeriksaan ke tiga pusat penjualan hewan kurban binaan Pemkot Bandar Lampung, Kamis (16/6/2022).

Adapun ketiga lokasi penjualan hewan kurban tersebut ialah, Prima Aqiqah di Langkapura, peternakan sapi pak Sugio di Tanjung Senang dan Sanjaya Farm di Kecamatan Sukabumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari ketiga lokasi itu terdapat 192 ekor sapi dan 400 kambing. Sedangkan untuk pengambilan sampel ada enam ekor sapi dan tiga ekor kambing yang semua dinyatakan bebas PMK dan memenuhi syarat untuk menjadi hewan kurban.

"Setelah kita turun ke lapangan, hasilnya semua hewan dalam keadaan sehat. Artinya tidak ada yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)," ujar Tole Dailami selaku Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Adanya kekhawatiran pembeli karena isu PMK ini membuat sejumlah penjual hewan kurban mengeluh adanya penurunan daya beli masyarakat.

Menanggapi hal itu, Tole mengatakan jika masyarakat ragu terhadap kesehatan hewan kurban yang akan dibeli bisa menghubungi kontak pelaporan kasus ke Dinas Pertanian.

"Jadi misalnya ada masyarakat yang ragu-ragu mau memotong hewan kurban, kita dari dinas pertanian silahkan dihubungi. Nanti kita kirim dokternya untuk memastikan hewan kurban tersebut," kata Tole.

Gejala klinis hewan yang terpapar PMK bisa terlihat melalui ciri-ciri yakni demam tinggi 39-41 derajat, hipersalivasi/ air liur berlebihan, lumpuh atau luka di sekitar mulut, lidah, gusi, teracak atau kuku, dan puting. Kemudian hewan sulit berdiri (gemetar), tidak mau makan, dan nafas cepat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kepala Dinas Pertanian, Agustini, menerangkan PMK bisa sembuh dengan cara melakukan pemulihan menggunakan obat-obatan. "Menurut tim dokter kami, PMK bisa disembuhkan dengan asupan vitamin dan perawatan secara teratur. Dan PMK ini tidak menular kepada manusia," kata Agustini.

Lanjut Agustini mengatakan, pihaknya akan terus melakukan peninjauan ke lapak-lapak untuk memastikan tidak ada hewan kurban yang terpapar PMK di Kota Tapis Berseri. "Kita Tim Terpadu Pertanian dan Peternakan bersifat mobile, artinya kita akan terus meninjau lapak-lapak penjual hewan kurban, bukan hanya hari ini saja," pungkasnya. (puj/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT