News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Produk Pakan Hewan Sumsel Milik PT EMI Tembus Pasar Filipina, Mendag Lepas Ekspor Perdana

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi capaian tersebut dan menilai ekspor ini menjadi bukti daya saing produk dalam negeri di pasar global.
Jumat, 13 Februari 2026 - 00:19 WIB
Menteri perdagangan bersama Petinggi PT EMI saat melepas eksepor perdana
Sumber :
  • Pebri

Banyuasin, tvOnenews.com - Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor perdana makanan hewan peliharaan produksi PT Evo Manufacturing Indonesia (EMI) ke Filipina. Pelepasan dilakukan langsung di pabrik PT EMI yang berlokasi di Desa Karang Anyar, Sumber Telang, Banyuasin, Sumatera Selatan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menteri Perdagangan dan petinggi PT Evo Manufacturing Indonesia juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas pakan hewan peliharaan ke Filipina dari pabrik PT Evo Manufacturing Indonesia di Desa Karang Anyar, Sumber Telang, Banyuasin, Kamis (12/2/2026).

Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 12 hektare itu dilengkapi teknologi modern dan menjadi pelopor industri makanan hewan di Indonesia. Produk yang dihasilkan mencakup makanan hewan basah dan kering dengan kapasitas produksi mencapai 300 ribu ton per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi capaian tersebut dan menilai ekspor ini menjadi bukti daya saing produk dalam negeri di pasar global.

“Ini akan menambah volume ekspor negara kita. Produk Indonesia tidak kalah dengan produk global,” kata Budi Santoso usai melepas ekspor perdana.

Kontribusi Masih Kecil, Pasar Masih Terbuka Lebar

Budi mengungkapkan, nilai ekspor makanan hewan Indonesia saat ini masih relatif kecil dibandingkan potensi pasar global. Ekspor pakan hewan Indonesia baru mencapai US$8,2 juta, sementara nilai impor dunia untuk produk tersebut mencapai US$26,3 miliar.

Dari total ekspor Indonesia tahun 2023 sebesar US$282 miliar, kontribusi makanan hewan masih di angka US$8,2 juta.

“Artinya kita masih kecil sekali. Padahal peluang pasarnya sangat besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasar domestik maupun ekspor sama-sama memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun, ia juga menyoroti masih tingginya dominasi produk impor di dalam negeri.

“Kucing boleh impor, tetapi makanannya harus lokal,” tegasnya.

Menurut Budi, ekspor menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional. Sepanjang 2023, nilai ekspor Indonesia tumbuh 6,5% menjadi US$282 miliar. Meski demikian, sektor makanan hewan dinilai masih perlu didorong agar kontribusinya meningkat.

Perjanjian Dagang Jadi Kunci

Untuk memperluas akses pasar, pemerintah telah mengimplementasikan 20 perjanjian dagang, 19 lainnya masih dalam proses negosiasi, serta 11 dalam tahap ratifikasi. Salah satunya adalah Indonesia–Uni Eropa CEPA (IU-CEPA) yang mencakup 27 negara dengan populasi lebih dari 400 juta jiwa.

“Dengan perjanjian dagang, banyak komoditas kita bisa mendapat tarif 0 persen. Ini kesempatan besar bagi para eksportir, termasuk produk makanan hewan,” jelas Budi.

Ia juga menyebut program business matching yang difasilitasi Kementerian Perdagangan sepanjang tahun lalu mencatat nilai transaksi sebesar US$134,8 juta, yang sebagian besar melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah.

“Kalau ekspor meningkat, ekosistem ekonomi kita juga ikut bergerak. Yang hidup bukan hanya perusahaannya, tapi seluruh rantai pasoknya,” katanya.

Serap Ratusan Tenaga Kerja Lokal

Sementara itu, Plant Director PT Evo Manufacturing Indonesia, Dimas Baskoro, menegaskan komitmen perusahaan dalam memanfaatkan sumber daya lokal, baik bahan baku maupun tenaga kerja dan keberhasilan ekspor ini juga didukung oleh para stakeholder dari sisi pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta pemerintah kabupaten yang berkolaborasi dengan PT EVO Manufacturing Indonesia yang terdiri dari Dinas Perdagangan Prov Sumsel dan Kabupaten Banyuasin, Dinas Perindustrian Prov Sumsel dan Kabupaten Banyuasin, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Prov dan Kabupaten Banyuasin, Badan Karantina Indonesia serta Badan Karantina Provinsi Sumsel.

Dalam hal kegiatan ekspor ini juga tidak terlepas dari wujud aktualisasi peran Bea Cukai sebagai Industrial assistance dimana salah satu peran strategis dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam hal ini Kanwil BC Sumatera Bagian Timur dan Bea Cukai Prov Sumsel dalam mendukung pertumbuhan industri dalam negeri. 

Hingga kini, lebih dari 400 karyawan telah direkrut, dengan 50 persen berasal dari Kabupaten Banyuasin dan 90 persen merupakan putra daerah Sumatera Selatan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menteri Perdagangan, Wakil Gubernur Sumatra Selatan, Ibu wakil Bupati Banyuasin dan petinggi PT Evo Manufacturing Indonesia juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas pakan hewan peliharaan.

“Kami berkomitmen memberdayakan potensi lokal, baik dari sisi tenaga kerja maupun bahan baku. Ekspor ini menjadi langkah awal untuk memperluas pasar internasional,” ujar Dimas.

Ekspor perdana ke Filipina ini dinilai menjadi contoh awal pemanfaatan peluang pasar global yang masih terbuka luas bagi produk pakan hewan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Menteri Perdagangan bersama Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Wakil Bupati Banyuasin, serta jajaran manajemen PT Evo Manufacturing Indonesia turut melakukan peletakan batu pertama pembangunan fasilitas pakan hewan peliharaan sebagai bagian dari ekspansi perusahaan.

Dengan kapasitas produksi 300 ribu ton per tahun dan dukungan akses pasar melalui berbagai perjanjian dagang, sektor pakan hewan nasional diharapkan mampu meningkatkan kontribusinya dalam struktur ekspor Indonesia.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT