Jelang Bulan Ramadhan, Relawan Lintas Agama Bawa Perbekalan Masak ke Lokasi Bencana Tamiang
- Istimewa
Didampingi para pengurus dan relawan, Wong Chun Sen langsung memimpin proses penurunan dan pembagian bantuan dari truk dan kendaraan BPBD Kota Medan. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 1.000 lebih Alquran, 200 kompor sumbu, 200 jerigen minyak tanah, 400 dus mi instan, puluhan gamis, ratusan mukena, sajadah, peci, buku dan alat tulis, 200 tikar, 100 kelambu, 200 selimut, serta 1.000 dus air mineral.
“Bantuan ini kami salurkan di dua desa. Ini adalah hasil gotong royong seluruh pengurus dan umat Buddha di Sumatera Utara. Kami ikut merasakan penderitaan saudara-saudara kami di Aceh Tamiang, terlebih sebentar lagi umat Muslim akan menyambut bulan suci Ramadhan. Semoga bantuan ini bermanfaat,” kata Wong Chun Sen yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Medan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan Joel, warga Kota Lintang Bawah. Ia berharap perhatian pemerintah terus berlanjut, terutama untuk perbaikan rumah warga yang rusak dan hilang akibat bencana.
“Kami berharap rumah kami bisa kembali berdiri dan layak ditempati,” tuturnya.
Usai dari Kota Lintang Bawah, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Kampung Durian. Sepanjang perjalanan, terlihat jalan dan permukiman warga masih dipenuhi genangan air dan lumpur.
Debu yang beterbangan membuat masker menjadi kebutuhan penting bagi warga untuk menghindari gangguan pernapasan.
Di Desa Kampung Durian, bantuan kembali dibagikan. Relawan juga menyempatkan diri menghibur anak-anak di tenda pengungsian dengan bernyanyi dan bermain kuis.
“Kegiatan ini penting untuk membantu memulihkan trauma psikologis anak-anak pascabencana,” ujar Yenny, salah satu relawan.
Tokoh masyarakat setempat, Datuk Ibrahim Johar, menyampaikan apresiasi dan doa atas kepedulian Permabudhi Sumut dan relawan.
“Semoga Allah SWT membalas dengan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang berlimpah. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami,” ucapnya.
Setelah seluruh rangkaian penyaluran bantuan selesai, rombongan Permabudhi Sumut, BPBD Kota Medan, dan relawan kembali ke Kota Medan dengan harapan musibah serupa tidak terulang serta mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan dan hutan sebagai benteng alami dari bencana banjir di masa depan.
Load more