News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa UNIMED Sulap Limbah Sawit dan Plastik Jadi Bahan Penyerap Polutan Industri

Inovasi ramah lingkungan kembali lahir dari tangan mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED). Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKM-RE), tim mahasiswa Kimia UNIMED berhasil menciptakan bahan adsorben dari limbah tandan kosong kelapa sawit dan botol plastik bekas.
Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:45 WIB
Dokumentasi.
Sumber :
  • Istimewa

Medan, tvOnenews.com - Inovasi ramah lingkungan kembali lahir dari tangan mahasiswa Universitas Negeri Medan (UNIMED). Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Eksakta (PKM-RE), tim mahasiswa Kimia UNIMED berhasil menciptakan bahan adsorben dari limbah tandan kosong kelapa sawit dan botol plastik bekas.

Tim yang diketuai Adryansyah Anugrah Pratama (Kimia 2022) bersama anggota Giovani Mei Anggasta Telaumbanua (Kimia 2022), Mega Elsa Pardede (Kimia 2023), Sondang Ribka Simbolon (Teknik Sipil 2024), dan Wesly Yeremia Zega (Teknik Sipil 2023) ini dibimbing oleh Moondra Zubir, Ph.D dari Jurusan Kimia UNIMED. Mereka mengusung penelitian berjudul “Sintesis Komposit Polimer Berpori dari Limbah Plastik dengan Karbon Aktif Tandan Kosong Kelapa Sawit untuk Adsorpsi Limbah Cair Industri Sawit.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam riset tersebut, tim berhasil mengembangkan komposit karbon aktif berbasis limbah tandan kosong kelapa sawit dengan material polimer sintetik Metal Organic Frameworks (MOFs). Material ini menggunakan logam ion Cu(II) sebagai atom pusat dan asam tereftalat sebagai ligan yang diperoleh dari daur ulang botol plastik PET.

“Inovasi ini bukan hanya memberikan solusi dalam pengelolaan limbah, tetapi juga membuka peluang aplikasi yang luas, mulai dari penyaringan air, penyerapan gas berbahaya, hingga pengembangan energi bersih,” ujar Adryansyah, Ketua Tim Peneliti.

Penelitian ini menjadi langkah nyata dalam menjawab dua persoalan lingkungan sekaligus: limbah padat perkebunan sawit dan sampah plastik. Dengan pendekatan sains material, limbah diolah menjadi bahan fungsional bernilai tinggi yang mampu menyerap logam berat seperti Fe(II), Cu(II), dan Zn(II) serta kandungan amonia yang terdapat dalam limbah cair industri sawit.

Proses aktivasi tandan kosong kelapa sawit menghasilkan karbon aktif berkualitas, sementara pengolahan limbah botol plastik menjadi asam tereftalat membentuk komposit KA–Cu(TAC)₂. Kombinasi ini menghasilkan material berpori dengan luas permukaan tinggi, stabilitas kuat, dan kemampuan penyerapan yang lebih unggul dibanding karbon aktif konvensional.

Lebih jauh, riset ini diharapkan menjadi teknologi hijau alternatif dalam mendukung keberlanjutan industri sawit sekaligus mengurangi tumpukan sampah plastik di lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dengan memanfaatkan limbah menjadi material berteknologi tinggi, kami ingin menunjukkan bahwa sains dapat menjadi solusi nyata bagi masalah lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” tambah Adryansyah.

Kehadiran penelitian ini menegaskan komitmen mahasiswa UNIMED untuk terus berinovasi dan menghadirkan karya yang relevan dengan isu global, berdaya guna, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT