News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penangkaran Buaya di Banyuasin Jebol, Warga Resah dan Ketakutan karena Ada 100 Ekor yang Lepas

Penangkaran buaya di Banyuasin jebol setelah hujan deras mengguyur tempat pembiakan reptilia di Tanjung Sari, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa itu.
Rabu, 13 April 2022 - 21:59 WIB
Petugas penangkaran tangkap buaya yang lepas
Sumber :
  • Samsul Rizal

Banyuasin, Sumatera Selatan - Penangkaran buaya di Banyuasin jebol. Akibatnya, sekitar 100 buaya di tempat pembiakan buaya di Tanjung Sari, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin itu lepas, Rabu (13/4/2022).

Reptilia dari penangkaran buaya di Banyuasin itu terlepas setelah hujan turun deras Senin malam hingga Selasa pagi, tepatnya di Kelurahan Sukomoro,  Kecamatan Talang Kelapa, yang  mengakibatkan luapan air membesar dan buaya dengan mudah keluar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan lepasnya buaya dari penangkaran, warga khawatir hal tersebut dapat membahayakan penduduk sekitar terutama yang tinggal di wilayah Kelurahan Tanah Mas, Desa Talang Buluh dan juga Kelurahan Sukomoro. Sebab ketiga daerah itu berbatasan langsung dan berdekatan dengan lokasi penangkaran buaya tersebut. 

Ketua RW 06 Desa Tanjung Sari Sujiono mengatakan, ada sekitar 100 ekor buaya yang lepas. Karena sebelum hujan dan banjir puluhan buaya juga sudah lepas dari penakaran BKSDA. 

"Total 100 yang lepas, karena sebelum banjir sudqh ada buaya yang lepas dari penangkaran karena dindingnya jebol," ujar Sujiono. 

Dia mengungkapkan, buaya-buaya yang lepas itu merupakan buaya anakan yang  ukurannya masih 1,5 meter sampai 3 meter. 

"Meski anakan namun tetap membahayakan. Kami berharap cepat ditanggulangi karena sangat meresahkan untuk warga desa," ungkapnya. 

Masih dikatakan Sujiono, buaya-buaya di penangkaran sering lepas. Hal itu disebabkan karena dinding penangkaran yang jebol. Ditambah lagi jika hujan deras dan banjir maka buaya akan lepas dengan mudah. 

"Buaya ini lari ke anak sungai yang ada di belakang desa nah di situ yang membuat warga bertambah takut," ujarnya. 

Senada dengan Sujiono, warga Talang Buluh, Agus, berharap agar BKSDA bisa segera mengambil tindakan karena sangat meresahkan. 

"Desa saya berbatasan langsung dengan Desa Tanjung Sari jadi sangat khawatir saat tahu buaya-buaya lepas dari penangkaran," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Bupati Banyuasin Askolani mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Kejadian ini sendiri sudah dilaporkan kepada instansi terkait dan akan segera ditindaklanjuti.

"Waspada dan berhati-hati," katanya. (srl/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT