News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Acara MTQ di Medan Dimeriahi Sejumlah Remaja Tak Berjilbab Joget-joget, Camat Medan Kota Minta Maaf

Beredar sebuah rekaman video yang memperlihatkan sejumlah remaja sedang berjoget-joget saat acara MTQ ke 58. Acara tersebut berlangsung di gedung Al - Jamiyatul
Kamis, 13 Februari 2025 - 21:28 WIB
Sejumlah remaja tak berjilbab terlihat berjoget-joget di acara MTQ ke 58 di depan gedung Al - Jamiyatul Alwasliyah, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara.
Sumber :
  • Tim tvOne/Heri Kiswanto

Medan, tvOnenews.com - Beredar sebuah rekaman video yang memperlihatkan sejumlah remaja sedang berjoget-joget saat acara MTQ ke 58. Acara tersebut berlangsung di gedung Al - Jamiyatul Alwasliyah, Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara, pada Sabtu (8/2/2025) kemarin.

Amatan tvOne, sejumlah remaja tersebut tampak berjoget-joget di depan para pejabat yang sedang berdiri di atas panggung. Camat Medan Kota, Raja Ian Andos Lubis, membenarkan bahwa acara tersebut berlangsung di lingkungannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Katanya, para remaja yang tak mengenakan jilbab dan berjoget-joget itu hanya bermaksud untuk memeriahkan kegiatan tersebut dan hanya pawai, tidak masuk ke areal MTQ.

"Kebetulan itu kemarin dari Kelurahan Pandau Hulu ada kelompok masyarakat yang ikut memeriahkan, dan itu hanya sekitar satu menit mereka menyatakan selamat-selamat dan pergi," kata Raja kepada tvOne, Kamis (13/2/2025).

Raja menjelaskan, kegiatan MTQ tersebut juga turut dimeriahkan oleh sejumlah masyarakat yang antusias. "Karena pawai tersebut, ada drumband, musisi jalanan ada dari pengajian-pengajian kemudian dari berbagai kalangan yang turut memeriahkan MTQ," sebutnya.

Ia menjelaskan, para peserta pawai ini juga tidak masuk ke acara MTQ dan hanya beberapa di jalan.

"Mereka cuma melintas, setelah itu lurus saja mereka dan tidak ada masuk ke dalam arena MTQ. Peserta pawai, dari komunitas dan dari lintas agama itu tidak ada masuk ke dalam," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Raja mengatakan acara MTQ tersebut berjalan aman dan tidak memiliki kendala apapun. Ia pun meminta maaf kepada masyarakat yang merasa terganggu atas adanya remaja yang berjoget-joget di acara tersebut.

"Di sini saya juga Camat Medan Kota, menyampaikan maaf kepada seluruh segenap masyarakat muslim yang ada di seluruhnya, di Indonesia maupun di mana pun berada, mungkin ada kelalaian panitia dalam hal ini seksi acaranya yang mungkin kurang memonitor kegiatan itu," pungkasnya. (Her/wna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT