News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sistem Buruk, Ratusan Siswa SMK Negeri 10 Medan Terancam tidak Bisa Mendaftar ke Perguruan Tinggi Jalur SNBP

Sebanyak 140 siswa di SMKN 10 Medan terancam tidak bisa mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Ha
Kamis, 6 Februari 2025 - 16:33 WIB
Siswa SMKN10 membentang spanduk protes saat berunjuk rasa.
Sumber :
  • Tim tvOne/Ahmidal Yauzar

Medan, tvonenews.com - Sebanyak 140 siswa di SMKN 10 Medan terancam tidak bisa mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Hal ini dipicu karena lalainya pihak sekolah dalam menyelesaikan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Menyikapi permasalahan itu, ratusan siswa-siswi dan orang tua murid berunjuk rasa menuntut pertanggungjawaban pihak sekolah dengan membentangkan spanduk protes di sejumlah area gedung SMKN 10 Medan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sistem buruk. Penipu, penjahat paling busuk adalah penjahat merusak masa depan bangsa. Kami gak layak eligible? Situ layak jadi guru? Tanggung jawab," tulis siswa di spanduk kritikannya.

Oktavia Situmorang, perwakilan orang tua murid sebelumnya sudah datang menemui pihak sekolah SMKN 10 Medan untuk mempertanyakan finalisasi PDSS agar anaknya tetap bisa mendaftar jalur SNBP, namun sampai perpanjangan waktu PDSS belum juga selesai.

"Saya sempat bertemu dengan operator sekolah, ibu Indah menyatakan bahwa nilai semester 5 tidak terupdate di sistem. Mereka menggunakan e-rapot tapi tidak terbaca di sistem, sementara kita tahu lewat e-rapot lebih praktis dan langsung masuk," kata Oktavia Situmorang saat diwawancarai di SMKN 10 Medan Jalan Cik Ditiro, Kota Medan, Kamis (6/2/2025).

Ia menyayangkan kinerja pihak sekolah SMKN 10 Medan yang lambat. Jika ditemukan masalah saat penginputan, Oktavia menjelaskan harusnya pihak sekolah bisa mencarikan solusi.

"Dan kalau permasalahannya seperti itu pihak sekolah menyurati atau minta ke Dinas Provinsi menanyakan supaya permasalahan di sistem ini dapat selesai," cetusnya.

Perwakilan siswa SMKN 10 Medan, Bernadeta, juga merasa kecewa. Pasalnya, akibat kelalaian pihak sekolah, ratusan siswa hanya mendapat kesempatan untuk mendaftar Perguruan Tinggi Negeri melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) bukan lewat SNBP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bernadeta juga mengaku saat batas akhir finalisasi PDSS untuk pendaftaran SNBP pada 31 Januari 2025 lalu, ia bolak balik mempertanyakan ke operator sekolah. Hingga batas perpanjangan hari ini, penginputan tersebut tetap bermasalah.

"Sampai sekarang kabar dari mereka aja enggak ada, jadi nihil. Ya, kecewa. Harapannya adik-adik kelas tidak merasakan apa yang kami rasa saat ini. Semoga tidak terulang kembali di masa mendatang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT