News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Ternak Babi Mati Mendadak di Tapteng

Hal ini disampaikan Samurung Manalu, warga Lingkungan III Aek Lobu, Desa Mela 1, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng, yang merupakan seorang peternak babi di desa itu.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 30 Januari 2025 - 21:30 WIB
Salah seorang peternak babi di Desa Mela 1, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapteng, sedang menunjukkan kandang babinya yang telah kosong, Rabu (29/1/2025).
Sumber :
  • Syaren

Tapteng, tvOnenews.com - Puluhan ternak babi mati mendadak di Desa Mela 1, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara (Sumut).

Peristiwa ini telah terjadi sejak Desember 2024 lalu. Dimulai dari satu ekor babi terjangkit penyakit yang belum diketahui jenisnya hingga menjangkiti ternak lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan Samurung Manalu, warga Lingkungan III Aek Lobu, Desa Mela 1, Kecamatan Tapian Nauli yang merupakan seorang peternak babi di desa itu.

Samurung mengungkapkan, sebanyak enam ekor babi miliknya mati mendadak setelah terserang penyakit hingga seluruh ternaknya habis tidak tersisa.

Diceritakannya, semua babi yang diternakkan sejak September 2024, mati secara berangsur, namun dalam kurun waktu berdekatan.

“Awalnya itu seekor yang sakit pada awal Desember 2024, tidak mau makan, lalu keesokannya ternak lainnya mengalami hal yang sama hingga satu per satu mati," ungkap Samurung sembari menunjuk ke kandang babi miliknya yang sudah kosong, Rabu (29/01/2025).

Padahal ternaknya itu akan disembelih pada pesta adat pernikahan anaknya dalam waktu dekat. Namun harapannya kini pupus.

Tak hanya merugi, kini dirinya kesulitan mencari daging babi, karena penyakit ini diduga telah mewabah ke seluruh desanya.

“Kalau kerugian capai Rp.20 juta. Harus cari babi lainnya, itupun mungkin mahal karena peternak lain mungkin sudah tahu wabah ini," kata Samurung Manalu menambahkan.

Senada dengan yang diungkapkan Samurung Manalu, peternak lainnya juga mengungkapkan kesedihannya akibat hewan peliharaannya juga telah terjangkit, dan mati dengan gejala yang sama.

Mak Dapot boru Hutapea mengatakan, sebanyak 19 ekor ternaknya disapu bersih oleh penyakit tersebut dan mengakibatkan kerugian yang cukup besar.

“Saya punya anak babi ada 18 ekor, jika dijual per ekornya bisa sekitar 700 ribu sampai 1 juta. Belum lagi induknya yang mati seberat 80 kilogram, biasanya dijual Rp.50 ribu per kilogramnya," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia katakan, tak banyak yang dapat diperbuat untuk menyelamatkan ternaknya akibat minimnya pengetahuan atau sosialisasi dari dinas terkait.

Belum diperoleh keterangan dari Dinas Peternakan Kabupaten Tapteng terkait peristiwa yang dialami warga peternak babi di desa itu. (ssg/nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MU Panaskan Bursa Transfer, Gelandang Premier League Dibanderol Tembus Rp2 Triliun

MU Panaskan Bursa Transfer, Gelandang Premier League Dibanderol Tembus Rp2 Triliun

Manchester United (MU) dilaporkan siap mengerahkan segala upaya demi mendatangkan seorang gelandang anyar dengan nilai transfer fantastis, yang disebut-sebut bisa menembus lebih dari Rp2 triliun.
Menko Polkam Klaim Malam Tahun Baru Aman Terkendali, Mobilitas Massa dan Wisatawan Melonjak

Menko Polkam Klaim Malam Tahun Baru Aman Terkendali, Mobilitas Massa dan Wisatawan Melonjak

Pemerintah mengklaim situasi keamanan dan mobilitas masyarakat selama Operasi Lilin hingga malam pergantian tahun berjalan aman dan terkendali.
MU Seret di Old Trafford, Ruben Amorim Bongkar Penyebab Performa Buruk Setan Merah

MU Seret di Old Trafford, Ruben Amorim Bongkar Penyebab Performa Buruk Setan Merah

Pelatih Manchester United (MU) Ruben Amorim tetap menunjukkan keyakinan tinggi meski timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Wolverhampton Wanderers pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026.
Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.
Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bogor telah melakukan penutupan seluruh akses menuju kawasan wisata Puncak.
Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Partai tandang pekan ke-16 akan digelar pada Senin (5/1/2026) mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri. Tren positif akan coba dilanjutkan Persib untuk menjaga puncak klasemen Super league 2025-2026 dari kejaran pesaing.

Trending

Teror Bom Molotov hingga Bangkai Ayam Hantui Influencer, Dj Donny: Masih Amatiran

Teror Bom Molotov hingga Bangkai Ayam Hantui Influencer, Dj Donny: Masih Amatiran

Teror terhadap influencer Dj Donny berlangsung berlapis dan semakin berbahaya. Berawal dari kiriman bangkai ayam berisi ancaman, teror itu memuncak dengan pelemparan bom molotov ke rumahnya pada dini hari.
Asa Petani Sawit Rakyat Bangkit: Cerita dari Tebo di Balik Kebijakan HET Pupuk Terbaru

Asa Petani Sawit Rakyat Bangkit: Cerita dari Tebo di Balik Kebijakan HET Pupuk Terbaru

Pagi itu, Andi memotret anak bungsunya yang tengah asyik bermain di antara barisan pohon sawit di Kabupaten Tebo, Jambi. Seperti jutaan petani sawit kecil lainnya
Everton Naik Kelas! Moyes Soroti Duet Bek yang Bikin Nottingham Forest Tak Berkutik

Everton Naik Kelas! Moyes Soroti Duet Bek yang Bikin Nottingham Forest Tak Berkutik

Pelatih Everton, David Moyes, memberikan pujian khusus kepada duet bek tengah Jake O’Brien dan James Tarkowski usai kemenangan meyakinkan 2-0 atas Nottingham Forest
Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Persib Akhiri 2025 di Puncak Klasemen, Patricio Matricardi Pilih Fokus Lawan Persik Kediri

Partai tandang pekan ke-16 akan digelar pada Senin (5/1/2026) mendatang di Stadion Brawijaya, Kediri. Tren positif akan coba dilanjutkan Persib untuk menjaga puncak klasemen Super league 2025-2026 dari kejaran pesaing.
MotoGP 2026 Padat Ekstrem: 44 Balapan dalam Semusim, Rider Mulai Angkat Suara

MotoGP 2026 Padat Ekstrem: 44 Balapan dalam Semusim, Rider Mulai Angkat Suara

Kalender balap MotoGP 2026 resmi dirilis. Dorna Sports selaku promotor mengumumkan akan ada 22 balapan yang digelar sepanjang musim depan.
Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Bolehkah Merayakan Tahun Baru 2026 Menurut Agama Islam? Ustaz Abdul Somad Ungkap Hukum dan Sejarahnya

Ustaz Abdul Somad (UAS) berpendapat hukum merayakan Tahun Baru 2026 untuk agama Islam masih boleh, selagi tidak mengikuti ritual keagamaan dan budaya umat lain.
Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Jalur Puncak Ditutup Saat Tahun Baru 2026, Hanya Damkar dan Ambulans yang Bisa Melintas

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Bogor telah melakukan penutupan seluruh akses menuju kawasan wisata Puncak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT