GULIR UNTUK LIHAT KONTEN

ADVERTISEMENT

LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Massa bentrok dengan polisi saat demo di KIP Kota Subulussalam, Aceh.
Sumber :
  • tim tvOne/Roni

Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Daerah di KIP Kota Subulussalam Ricuh, Massa Bentrok dengan Polisi

Pengundian nomor urut calon kepala daerah di Kota Subulussalam berlangsung ricuh. Kantor Komite Independen Pemilihan, KIP Kota Subulussalam diserbu massa yang

Selasa, 24 September 2024 - 06:00 WIB

Subulussalam, tvOnenews.com - Pengundian nomor urut calon kepala daerah di Kota Subulussalam berlangsung ricuh. Kantor Komite Independen Pemilihan, KIP Kota Subulussalam diserbu massa yang tidak puas dengan keputusan KIP Kota Subulussalam yang tetap melanjutkan tahapan pencabutan nomor urut calon kepala daerah, setelah sore tadi sempat menyatakan akan menunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Massa merangsek masuk dengan merobohkan pagar, lalu dihalau oleh pasukan pengaman yang terdiri dari personel Polres Kota Subulussalam, Brimob, dan personel TNI dengan tembakan gas dan air mata.

Sebelumnya, siang tadi, Senin (23/9/2024) sempat terjadi aksi demonstrasi dari massa pendukung pasangan Affan Alfian Bintang-Irwan Faisal, yang tidak terima karena calon yang mereka dukung digugurkan oleh KIP Kota Subulussalam.

Mereka didiskualifikasi karena dinilai tidak memenuhi kriteria yang diatur dalam Undang-Undang Pemerintah Aceh, UUPA Pasal 24 huruf b, Qanun Aceh No 12 tahun 2016 yang mensyaratkan calon kepala daerah di Aceh harus orang Aceh, atau yang punya garis keturunan Aceh, atau yang lahir di Aceh, dan mengakui diri sebagai orang Aceh.

Saat perwakilan massa beraudiensi dengan Komisioner KIP Kota Subulussalam, mereka menjelaskan alasan keberatan atas keputusan ini karena bakal calon kepala daerah yang mereka dukung adalah calon petahana, yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Subulussalam.

Baca Juga

Saat itu, Komisioner KIP sempat mengumumkan penundaan tahapan pemilihan kepala daerah Kota Subulussalam, setelah berkoordinasi dengan KPU RI. Massa pun akhirnya membubarkan diri, namun sekitar pukul 21.00 WIB pihak KIP memutuskan untuk melangsungkan pencabutan nomor urut, sehingga massa yang awalnya sudah bubar kembali ke kantor KIP hingga terjadi chaos.

Situasi akhirnya bisa dikendalikan pihak kepolisian menjelang dini hari, dan mengamankan belasan orang yang diduga memprovokasi aksi hingga terjadinya kerusuhan. (mro/wna)

img-logo
img-logo

Bantu kami untuk memperbaiki kualitas siaran TvOne dengan mengisi survey berikut

Komentar
Berita Terkait
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Jawab Kekhawatiran Masyarakat, Bahlil Akan Bentuk Tim untuk Pastikan Spesifikasi BBM Sesuai Harganya

Jawab Kekhawatiran Masyarakat, Bahlil Akan Bentuk Tim untuk Pastikan Spesifikasi BBM Sesuai Harganya

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil merespons keresahan masyarakat akibat ramainya pemberitaan terkait BBM jenis Pertalite yang dioplos menjadi Pertamax.
Segera Rilis, Intip Jadwal Peluncuran iPhone 16 di Indonesia Usai Sepakat Investasi Rp2,62 Triliun

Segera Rilis, Intip Jadwal Peluncuran iPhone 16 di Indonesia Usai Sepakat Investasi Rp2,62 Triliun

larangan izin edar iPhone 16 di Indonesia tampaknya segera dicabut. Apple dan pemerintah Indonesia disebut akan segera menandatangi kesepakatan minggu ini
Setelah Tijjani Reijnders, Satu Pemain Keturunan Indonesia Lain Bakal Dipanggil Timnas Belanda usai Bikin Sensasi?

Setelah Tijjani Reijnders, Satu Pemain Keturunan Indonesia Lain Bakal Dipanggil Timnas Belanda usai Bikin Sensasi?

Tak cuma Tijjani Reijnders, Timnas Belanda kemungkinan bakal memanggil pemain keturunan Indonesia lainnya dalam jeda internasional terdekat. Siapakah dia?
Emil Audero Langsung Ketiban Untung usai Bersedia Dinaturalisasi oleh PSSI, Calon Kiper Timnas Indonesia Itu Langsung Diakui

Emil Audero Langsung Ketiban Untung usai Bersedia Dinaturalisasi oleh PSSI, Calon Kiper Timnas Indonesia Itu Langsung Diakui

Penjaga gawang keturunan Italia, Emil Audero, ketiban untung setelah bersedia dinaturalisasi PSSI, lantaran calon kiper Timnas Indonesia itu langsung diakui.
Buntut Kasus Korupsi Pertamina, Kejagung Buka Peluang Periksa Ahok

Buntut Kasus Korupsi Pertamina, Kejagung Buka Peluang Periksa Ahok

Buntut kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero). Kejagung buka peluang memeriksa Ahok.
Pantas Dijuluki Pelatih Toleran, STY Dipecat PSSI Tetap Support dan Doakan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia

Pantas Dijuluki Pelatih Toleran, STY Dipecat PSSI Tetap Support dan Doakan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia

Bukan hanya support dan mendoakan, Pelatih toleran STY juga mengingatkan para Pemain Timnas Indonesia untuk senantiasa kompak. Bukan hanya kompak secara Tim ...
Trending
Dua Tersangka Baru Korupsi Pertamina Dijemput Paksa Kejagung, Ini Kronologinya

Dua Tersangka Baru Korupsi Pertamina Dijemput Paksa Kejagung, Ini Kronologinya

Tak main-main dalam tangani kasus korupsi di tubuh PT Pertamina (Persero). Pasalnya, Kejagung jemput paksa tersangka baru dalam kasus korupsi tata kelola minyak
BBPJN Jateng - DIY: Jalan Tol Klaten - Prambanan Segera Dioperasikan Penuh, Ruas Prambanan - Purwomartani Bersifat Terbatas

BBPJN Jateng - DIY: Jalan Tol Klaten - Prambanan Segera Dioperasikan Penuh, Ruas Prambanan - Purwomartani Bersifat Terbatas

Ruas jalan tol Klaten - Prambanan akan dioperasikan secara penuh sebelum arus mudik Lebaran 2025 dan ruas tol Prambanan - Purwomartani dioperasikan terbatas.
Buntut Kasus Korupsi Pertamina, Kejagung Buka Peluang Periksa Ahok

Buntut Kasus Korupsi Pertamina, Kejagung Buka Peluang Periksa Ahok

Buntut kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina (Persero). Kejagung buka peluang memeriksa Ahok.
Pantas Dijuluki Pelatih Toleran, STY Dipecat PSSI Tetap Support dan Doakan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia

Pantas Dijuluki Pelatih Toleran, STY Dipecat PSSI Tetap Support dan Doakan Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia

Bukan hanya support dan mendoakan, Pelatih toleran STY juga mengingatkan para Pemain Timnas Indonesia untuk senantiasa kompak. Bukan hanya kompak secara Tim ...
100 Hari Program Kerja Pramono-Rano Karno, DPRD DKI Jakarta Desak Tambah Fasilitas Wall Climbing di Sekolah

100 Hari Program Kerja Pramono-Rano Karno, DPRD DKI Jakarta Desak Tambah Fasilitas Wall Climbing di Sekolah

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Demokrat, Desie Christiyana Sari meminta Pemerintah Provinisi (Pemprov) DKI Jakarta dapat memperhatikan fasilitas olahraga panjat tebing atau wall climbing bagi anak usia dini.
Jawaban Sahabat Tommy Winata soal Isu Orang Tua Baptis Agnes Mo

Jawaban Sahabat Tommy Winata soal Isu Orang Tua Baptis Agnes Mo

Seorang Pengusaha yang dekat dengan Tommy Winata, Engel Glendy Sahanggamu menyampaikan klarifikasi terkait Tommy Winata menjadi orang tua Baptisnya Agnez Mo.
Bursa Transfer Jelang Final Four Proliga 2025: De La Cruz Berpisah dengan Popsivo, Megawati Hangestri dan Yolla Yuliana Comeback?

Bursa Transfer Jelang Final Four Proliga 2025: De La Cruz Berpisah dengan Popsivo, Megawati Hangestri dan Yolla Yuliana Comeback?

Update bursa transfer jelang final four Proliga 2025, De La Cruz berpisah dengan Jakarta Popsivo Polwan, Megawati Hangestri dan Yolla Yuliana siap comeback.
Selengkapnya
Viral