GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlibat Kasus Mafia Tanah, Kades Tanjung Syam Kerinci Jambi Ditahan Bersama Dua Rekannya

Dalam pengungkapan kasus mafia tanah, Satreskrim Polres Kerinci menahan tiga orang tersangka yakni, AK, ID dan LS yang diketahui menjabat sebagai kepala desa aktif di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.
Minggu, 4 Agustus 2024 - 18:42 WIB
Pelaku.
Sumber :
  • Arizal

Kerinci, tvOnenews.com - Satreskrim Polres Kerinci berhasil mengungkap kasus mafia tanah yang melibatkan salah seorang Kades aktif di Kabupaten Kerinci, Jambi.

Dalam pengungkapan kasus mafia tanah, Satreskrim Polres Kerinci menahan tiga orang tersangka yakni, AK, ID dan LS yang diketahui menjabat sebagai kepala desa aktif di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres Kerinci, AKBP Muhammad Mujib mengatakan, penahanan ketiga tersangka tersebut terkait kasus penggelapan jual beli tanah di Desa Lawang Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, tahun 2021.

"Kita menahan tiga tersangka kasus dugaan penggelapan dan penipuan jual beli tanah. Salah satu tersangka merupakan Kades aktif di Kabupaten Kerinci berinisial LS,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres Kerinci menerangkan, kasus penipuan terjadi pada Juni 2021 tahun lalu yang mana ketiga tersangka menipu korbannya dengan modus berpura-pura akan mencari pembeli tanah milik korban yang terletak di Desa Lawang Agung, Kota Sungai Penuh dengan luas 33 kavling dan berjanji akan membuat sertifikat tanah milik korban tersebut.

Percaya dengan mulut manis dan janji ketiga tersangka, akhirnya korban menyerahkan dia sertifikat milik korban dan uang puluhan juta untuk biaya pembuatan sertifikat yang dijanjikan ketiga tersangka.

Namun setelah lama menunggu, sertifikat yang dijanjikan tak kunjung selesai dan uang milik korban pun raib, sehingga korban merasa tertipu oleh ketiga tersangka hingga melaporkan kasus ini pada unit Tipiter Polres Kerinci.

“Setelah menerima laporan, unit Tipiter bergerak melakukan penyelidikan dan dari hasil lidik dan sidik akhirnya kita menetapkan ketiga orang tersebut sebagai tersangka,” terang Kapolres Kerinci, AKBP M Mujib.

Atas perbuatannya ketiga tersangka dijerat dengan pasal penggelapan dan penipuan dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara.

Kapolres Kerinci juga menjelaskan, masih ada korban lainnya yang akan melapor terkait kasus penggelapan yang dilakukan oleh tiga tersangka ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk itu kita mengimbau kepada masyarakat yang merasa dirugikan agar melapor ke Polres Kerinci,” tegas Kapolres.

“Untuk oknum Kades kita akan konfirmasi ke Pemkab untuk kelanjutan sementara jabatan Kades tersebut,” pungkasnya. (aai/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT