Percepat Penanganan Stunting, Pj Gubernur Agus Fatoni Launching Gerakan Serentak Penanganan Stunting Se-Sumut
- Diskominfo Sumut
“Kepala Puskesmas juga diminta untuk menugaskan kader Posyandu melakukan penimbangan setiap minggu dan pengukuran perbulan untuk semua sasaran yang diintervensi PMT bersama-sama dengan kader PKK,” ucap Fatoni.
Kemudian, Fatoni meminta Kepala Daerah untuk memberikan edukasi rutin pada sasaran. Selain itu, juga memastikan keterlibatan Babinsa dan Babinkamtibnas dalam monitoring penyaluran PMT berbahan pangan lokal.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Gizi Ibu dan Anak Kementerian Kesehatan Lovely Daisy berharap beberapa hal pada Kabupaten/Kota. Di antaranya, yaitu penguatan pelaksanaan Posyandu, peningkatan kemampuan kader dalam melakukan rujukan jika ditemukan balita dengan masalah gizi di Posyandu, penguatan peran dokter dalam penerimaan kasus rujukan dari Posyandu, pendampingan hingga evaluasi pelaksanaan PMT lokal juga percepatan intervensi pada Balita bermasalah gizi dan ibu hamil kurang energi kronik.
“Serta pencatatan dan pelaporan pelaksanaan PMT lokal melalui aplikasi e-PPBGM dan peningakatan koordinasi lintas sektor," kata Daisy.
Selain meluncurkan Gerakan Penaganganan Stunting Serentak se-Sumut, Fatoni juga menyerahkan data akses Balita stunting by name by adress pada Pj Bupati Dairi Surung Charles Lamhot Bantjin secara simbolis. Selanjutnya data tersebut dapat diakses oleh seluruh Pemkab/Pemko se-Sumut. Tak hanya itu, Fatoni juga menyerahkan PMT berbahan lokal pada anak kurang gizi dan ibu hamil yang hadir pada acara tersebut.
Turut hadir pada kegiatan tersebut, di antaranya Pj Bupati Deliserdang Wiriya Alrahman, Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut Munawar Ibrahim serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung.
Load more