News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diserang Buaya, Seorang Wanita Ditemukan Mengenaskan di Sungai Way Semaka Tanggamus

Setelah dilakukan upaya pencarian selama 20 jam, jasad Painah yang sebelumnya hilang akibat diterkam buaya di aliran Sungai Way Semaka akhirnya berhasil ditemukan oleh tim sar gabungan.
Rabu, 26 Juni 2024 - 11:43 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi IRT yang tewas digigit buaya di Sungai Way Semaka.
Sumber :
  • Pujiansyah

Tanggamus, tvOnenews.com - Tim SAR Gabungan dibantu warga berhasil menemukan jasad Painah (51), seorang warga Desa Sri Purnomo, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus korban tewas diserang buaya.

Setelah dilakukan upaya pencarian selama 20 jam, jasad Painah yang sebelumnya hilang akibat diterkam buaya di aliran Sungai Way Semaka akhirnya berhasil ditemukan oleh tim sar gabungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jasad warga Desa Sri Purnomo, Kabupaten Tanggamus, Lampung tersebut ditemukan tim sar gabungan pada Selasa (25/6/2024) sekitar pukul 14.30 WIB.

Jasad IRT berusia 51 tahun tersebut ditemukan ditepi Sungai Way Semaka dengan jarak 1 kilometer dari titik korban diserang buaya pada Senin (24/6/2024) sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat ditemukan jasad korban dalam kondisi sudah tidak utuh. kedua tangan dan satu kaki korban sudah tidak ada diduga menjadi dimangsa buaya.

Setelah ditemukan, tim sar mengevakuasi jasad korban dari lokasi penemuan. Tim SAR dan petugas kepolisian membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang, Kota Agung, Tanggamus untuk dilakukan visum.

Painah merupakan satu dari dua warga Desa Sri Purnomo, Kecamatan Semaka, Tanggamus menjadi korban serangan buaya pada hari yang sama, Senin (24/6/2024).

Satu korban serangan buaya lainnya yakni Ngatini (50). Berbeda dengan painah, Ngantini berhasil selamat dari serangan buaya meski mengalami luka di bagian bahu.

Koordinator Pos Sar Tanggamus, Robi Rusliansyah mengatakan, usai ditemukan korban pun langsung dievakuasi ke rumah sakit.

“Korban Painah telah ditemukan meninggal dunia pada pukul 14.30 WIB sekitar 1 kilometer dari lokasi kejadian. selanjutnya korban dievakuasi menuju RSUD Batin Mangunang Kota Agung Tanggamus," kata Robi.

Sementara itu, menurut Dokter Pemeriksa RSUD Batin Mangunang Kota Agung, Dr Aria Firda, jenazah korban organnya sudah tidak utuh karena tidak terlihat lagi lengan kanan, lengan kiri serta kaki sebelah kanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tulang leher itu sudah terputus dari bagian dada gitu terusan di tadi saya juga temukan, ada robek luka robek di perut bagian kiri itu kurang lebih ada lebih 5 jumlah luka robeknya, yang terbesar itu ukurannya kurang lebih 10 x 15 cm," kata dr Aria Firda.

Ditambahkannya, kaki yang sebelah kiri masih ada, tetapi terdapat luka robek yang tidak beraturan. "Kurang lebih panjangnya 40 cm dan lebarnya ada kurang lebih 15 cm," tutupnya. (puj/nof)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT