GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuduh Mencuri Handphone, Dua Abang Beradik Bunuh Temannya Sendiri di Musi Banyuasin

Seorang pemuda dari Desa Petaling, tewas setelah dituduh mencuri handphone. Kini, dua abang beradik, yang juga temannya sendiri, ditangkap atas pembunuhan ini.
Selasa, 19 September 2023 - 06:57 WIB
Dua tersangka kakak dan adik pelaku pembunuhan di Muba.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Puja

Musi Banyuasin, tvOnenews.com - Sebuah peristiwa tragis terjadi saat seorang pemuda bernama Nozi (21), warga Desa Petaling, Kecamatan Lais, diduga mencuri handphone. Kejadian ini berujung pada tewasnya Nozi yang dibunuh oleh dua abang beradik, Mahatir (35) dan Supandi (28), yang notabene adalah temannya sendiri. Pembunuhan mengerikan ini mengguncang warga sekitar.

Kedua tersangka pembunuhan ini berhasil ditangkap oleh Aparat Kepolisian Unit Reskrim Polsek Lais dan Polres Musi Banyuasin, di wilayah Provinsi Jambi. Sebelum ditangkap, keduanya berhasil kabur dan bersembunyi setelah melakukan pembunuhan kejam terhadap Nozi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kronologi kejadian ini dimulai ketika korban, Nozi, dijemput oleh kedua pelaku dan dibawa ke sebuah lokasi terpencil. Di sana, mereka melakukan penusukan dengan senjata tajam. Mahatir menusuk korban sebanyak dua kali di bagian pinggang, sementara Supardi menusuk korban sebanyak tiga kali di pinggang dan perut, menyebabkan Nozi tewas dalam keadaan mengerikan.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Imam Syafi'i, yang diwakili oleh Kasat Reskrim AKP Morris Widhi Harto, bersama Kapolsek Lais AKP Hendra Sutisna, menjelaskan bahwa pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat (8/9/2023). Setelah pembunuhan, kedua pelaku berhasil melarikan diri, tetapi polisi berhasil menemukan mereka setelah penyelidikan intensif.

Menurut AKP Morris Widhi Harto, kedua tersangka adalah kakak beradik dan merupakan warga Desa Petaling. Mereka berhasil ditangkap di Provinsi Jambi pada Senin, (18/9/2023), beserta dengan barang bukti berupa dua senjata tajam. Keduanya sempat kabur setelah pembunuhan, namun berkat kerja keras tim penyelidik, mereka berhasil ditemukan. Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut.

Selain penangkapan kedua tersangka, polisi juga telah mengamankan tiga orang saksi yang menyaksikan peristiwa pembunuhan tersebut dan akan dimintai keterangan. Kedua tersangka kakak beradik ini dihadapkan pada Pasal 340 KUHP dan Pasal 338 KUHP serta Jo Pasal 351 Ayat 3 KUHP, yang mengancam mereka dengan hukuman penjara di atas 15 tahun sebagai konsekuensi dari perbuatan mereka yang mengerikan.

(pka/fna)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT