News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lanal Dumai Berhasil Gagalkan Penyeludupan 5,404 KG Sabu dari Malaysia

Lanal Dumai, Posal Tanjung Medang, dan Satgas Opsintelmar Koarmada I berhasil menggagalkan penyeludupan 5,4 kilogram sabu dari Malaysia di perairan Teluk Lecah.
Rabu, 13 September 2023 - 12:53 WIB
Lanal Dumai menangkap tersangka penyeludupan 5,404 kg Sabu asal Malaysia.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Ambrizal

Dumai, tvOnenews.com - Tim gabungan dari F1QR Lanal Dumai, Posal Tanjung Medang, dan Satgas Opsintelmar Koarmada I telah berhasil menggagalkan upaya penyeludupan sejumlah besar sabu, sebanyak 5,404 kilogram, yang berasal dari Malaysia. Keberhasilan ini dicapai setelah serangkaian tindakan tegas yang melibatkan tembakan peringatan ke udara dan aksi kejar-kejaran di tengah laut.

Upaya penyeludupan ini digagalkan ketika dua pelaku, ZA dan AS, yang merupakan warga Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, diamankan saat membawa lima paket sabu di perairan Teluk Lecah, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, pada hari Senin (11/9/2023) sekitar pukul 06.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kolonel Laut (P) Kariady Bangun menjelaskan bahwa keberhasilan ini menunjukkan komitmen Lanal Dumai dan Angkatan Laut dalam upaya mencegah masuknya narkotika ke Indonesia, sesuai dengan instruksi Presiden RI, Joko Widodo, yang telah disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut.

Danlanal mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini dimulai pada hari Ahad (10/9/2023) sekitar pukul 13.00 WIB, ketika tim gabungan Lanal Dumai mendapatkan informasi tentang rencana penjemputan barang diduga narkoba menggunakan speed boat mesin 40 PK dari Muar, Johor, Malaysia.

Setelah menerima laporan tersebut, tim gabungan melanjutkan dengan perencanaan dan penindakan lebih lanjut. Mereka juga melaksanakan Jarkaplid terhadap pelaku dan barang bukti narkoba yang akan diselundupkan melalui laut di perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Pada sekitar pukul 15.00 WIB, tim gabungan bergerak dari Pos Babinpotmar, Sungai Dumai, menuju perairan Teluk Lecah menggunakan speed boat patroli. Setelah tiba di lokasi yang telah diinformasikan, tim gabungan melakukan pemantauan, pengintaian, dan penyekatan.

Pada hari Senin (11/9/2023) sekitar pukul 06.00 WIB, tim gabungan mendeteksi suara mesin dan melihat speed boat bergerak dengan kecepatan tinggi. Ini memicu aksi kejar-kejaran, dan tim gabungan memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara.

Dalam ketakutan karena dikejar oleh petugas, salah satu anak buah kapal speed boat membuang satu tas berwarna hitam ke laut. Tim gabungan berhasil mengamankan kedua pelaku dan menemukan barang bukti berupa tas hitam yang dibuang ke laut. Dalam pemeriksaan, ditemukan 5 bungkus sabu-sabu.

Speed boat tanpa nama bersama dengan barang bukti dan dua orang awak kapal akhirnya dikawal menuju Pos Babinpotmar Sungai Dumai untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Setelah tiba di Pos Babinpotmar Sungai Dumai, kedua tersangka menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urin oleh personel BP Lanal Dumai. Keduanya dinyatakan positif mengandung methamphetamine.

Danlanal menyatakan, "Kedua tersangka beserta barang bukti saat ini akan kami serahkan kepada BNN Provinsi Riau untuk proses hukum. TNI AL akan senantiasa mendukung penuh upaya pemerintah dalam memerangi narkoba dan memberantas peredaran narkoba. Kegiatan penggagalan peredaran narkoba melalui jalur laut merupakan arahan dan instruksi langsung dari Kasal dan Panglima Koarmada I, sebagai bentuk keseriusan TNI AL sebagai penegak hukum di laut dalam rangka pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia, khususnya wilayah kerja Lanal Dumai yang merupakan salah satu jajaran Lanal di Lantamal I."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyelidikan awal terhadap kedua tersangka mengungkap bahwa mereka baru pertama kali menjemput sabu-sabu dengan bayaran Rp5 juta per kilogramnya. Pembayaran akan diterima setelah barang sampai ke pemiliknya di Teluk Lecah. Kedua pelaku merupakan jaringan yang tidak saling kenal dan berhubungan melalui telepon. Mereka juga menerima uang sebesar Rp50 juta untuk kebutuhan operasional dan perbaikan kapal.

(amb/fna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT