News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puncak Peringatan Harganas Ke-30, Wapres Ma'ruf Amin: Pemuda Hebat Tumbuh dari Anak-Anak yang Diasuh dan Dididik oleh Keluarga

Wapres Ma'ruf Amin hadiri Peringatan Harganas. Keluarga penting bagi kemajuan bangsa. Edukasi pernikahan dini. Penghargaan kepada Gubernur dan kepala daerah.
Jumat, 7 Juli 2023 - 10:53 WIB
Wapres RI KH Ma'ruf Amin menghadiri Puncak Peringatan Harganas ke-30 2023 di Banyuasin.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Rizal

Banyuasin, tvonenews.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan bahwa keluarga merupakan miniatur atau unit terkecil dari masyarakat yang berkontribusi pada kemajuan bangsa. Hal ini diungkapkan oleh Wapres RI, KH Ma'ruf Amin pada acara Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tahun 2023 di Banyuasin, Sumatra Selatan, pada hari Kamis, (6/7/2023).

"Dalam konteks internal, keluarga memiliki peran penting dalam menciptakan generasi yang sehat. Sementara itu, dari segi eksternal, keluarga memiliki pengaruh besar dalam pembentukan masyarakat dan negara yang hebat. Oleh karena itu, kemajuan masyarakat dan bangsa sangat bergantung pada keberhasilan keluarga," ujar Wapres dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wapres juga menekankan bahwa keluarga yang baik dan hebat akan melahirkan masyarakat yang baik dan hebat pula. Ia berharap agar keluarga Indonesia menjadi keluarga yang hebat sehingga dapat mewujudkan bangsa yang hebat.

Pada peringatan Harganas ke-30 ini, Wapres memberikan pesan kepada seluruh keluarga Indonesia untuk memperkuat peran keluarga dalam mencetak generasi pemuda penerus yang bebas dari stunting (kekerdilan) baik secara fisik, mental, maupun dalam kehidupan.

Wapres menekankan bahwa pemuda hebat akan tumbuh dari anak-anak yang diasuh dan dididik oleh keluarga yang kuat. Ia mengutip pernyataan Presiden Soekarno yang mengatakan, "Beri aku 10 pemuda, niscaya akan aku guncang dunia." Wapres percaya bahwa generasi muda Indonesia memiliki potensi untuk menciptakan karya dan prestasi yang mengguncang dunia. Mereka adalah generasi yang mampu mengguncang dunia, seperti yang diungkapkan oleh Presiden pertama Soekarno.

Selain itu, pemerintah terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat guna mencegah pernikahan anak-anak (pernikahan dini). Hal ini dilakukan karena pernikahan dini memiliki potensi bahaya, seperti stunting, kematian ibu, dan terciptanya keluarga miskin. Selain aspek hukum, diperlukan juga pendekatan edukasi berdasarkan nilai agama untuk mencegah pernikahan anak-anak di bawah umur.

"Memang ada anggapan di masyarakat bahwa agama tidak melarang pernikahan anak-anak (pernikahan dini). Namun demikian, kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa meskipun agama tidak secara tegas melarang, agama melarang segala sesuatu yang membahayakan. Agama mengajarkan kita untuk melakukan hal-hal yang memberikan manfaat (kebaikan)," ungkap Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

PANI berhasil merealisasikan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun atau setara dengan pencapaian 100 persen dari target tahunan pada tahun 2025.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT