News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalan Rusak Parah, Ibu Hamil di Merangin Jambi Hampir Melahirkan di Jalan Berlumpur

Seorang ibu di Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi hampir melahirkan di jalan lantaran kondisi jalan yang ditempuh oleh kendaraan mengalami
Senin, 19 Juni 2023 - 13:16 WIB
Kondisi Ibu Hamil yang tengah menahan sakit saat didalam mobil saat menuju Rumah Sakit
Sumber :
  • Tim TvOne/Darlianto

Merangin, tvOnenews.com - Seorang ibu di Desa Renah Kemumu, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi hampir melahirkan di jalan lantaran kondisi jalan yang ditempuh oleh kendaraan mengalami rusak parah, yang dipenuhi lumpur. 

Dalam video terlihat seorang ibu hamil yang sedang dibantu oleh seorang Bidan Desa, menahan sakit ketika hendak melahirkan anak ketiganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, jalan yang menghubungkan Desa Renah Kemumu menuju Puskesmas Muaro Madras, Kecamatan Jangkat tersebut rusak parah sepanjang 20 kilometer. Padahal jalan tersebut merupakan akses satu-satunya yang digunakan untuk warga beraktifitas.

Kepala Desa Renah Kemumu, Ringgo menyebutkan, jika pemerintah desa sudah lama mengusulkan agar jalan yang merupakan urat nadi masyarakat tersebut segera diperbaiki, namun hingga saat ini belum ada tanggapan dari pemerintah Kabupaten Merangin.

"Jalan ini rusak sudah lama. Namun usulan dan upayakan kami selama ini berharap perbaikan jalan, belum ada tanggapan dari Pemkab Merangin," ujar Ringgo, Kades Renah Kemumu, Minggu (18/06/23).

Sementara itu katanya, sudah sangat lama jalan penghubung Desa Renah Kemumu menuju Kota Kabupaten Merangin yang mereka tempuh, belum tersentuh oleh perbaikan.

"Kalau hancur jalan itu sudah sangat lama, sampai detik ini belum juga diperbaiki," katanya.

Bahkan katanya lagi, peristiwa serupa yang diakibatkan akses jalan yang rusak saat ini, ada pasien yang hendak berobat ke Puskesmas Muaro Madras ada yang menginap di jalan, yang dikarenakan sulitnya untuk melintas.

"Kejadian seperti ini bukan kali pertama, bahkan ada yang menginap dijalan berlumpur saat menuju Puskesmas Muaro Madras," katanya lagi.

Ia menjelaskan, jika jalan penghubung Desa Renah Kemumu dengan Kota Bangko masih seperti ini, bakal ada pasien atau warganya yang meninggal dijalan.

"Bisa saja pasien atau ibu hamil yang akan melahirkan meninggal dijalan karena kehabisan darah," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap, dengan kondisi seperti ini, Pemerintah Kabupaten Merangin bisa segera memperbaiki jalan penghubung Desa Renah Kemumu menuju Kota Kabupaten Merangin.

"Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Merangin, agar memperhatikan jalan kami ini, untuk segera diperbaiki," harapnya. (dar/lno)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT