News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Setahun, Tiga Napi Bos Besar Narkoba di Aceh Kabur Hingga Kini Diduga belum Ada yang Berhasil Ditangkap

Sedikitnya tiga bos besar narkoba kabur dari lapas yang berada di Timur Provinsi Aceh, dengan modus berbeda, bahkan diduga ada yang sengaja dilepaskan.
Minggu, 4 Juni 2023 - 21:14 WIB
Bosa Narkoba yang Kabur dari Lapas di Aceh
Sumber :
  • Ilham Zulfikar

Aceh, tvOnenews.com - Sedikitnya tiga bos besar narkoba kabur dari lapas yang berada di Timur  Provinsi Aceh, dengan modus yang berbeda-beda, bahkan bos sabu tersebut diduga ada yang sengaja dilepaskan Oleh Oknum Sipiri yang saat ini sudah di pindah tugaskan ke Lapas Meulaboh.

Dari Informasi yang tim tvOnenews.com miliki, masing-masing lapas tersebut yaitu Lapas Narkotika Kelas IIB Langsa, Aceh dengan Napi yakni Zul alias Peng Grik bos 20 kilogram sabu, yang kabur pada 11 Februari 2023 sekitar pukul 19.30 WIB, ia sengaja di lepaskan oleh petugas lapas dengan maksud menjumpai istri Zul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Muhammad Syafei merupakan bos besar narkoba jenis sabu, narapidana dengan tahanan penjara Lapas Kelas IIA Lhokseumawe, Aceh di bulan Februari tahun ini berhasil melarikan diri saat di rawat di RS Kesrem.

Selanjutnya yang baru-baru ini Usman Sulaiman dijuluki Bos Sabu, merupakan kepemilikan 25 kilogram sabu yang ditangkap oleh BNN pusat 2021 lalu. Usman diduga kabur pada 3 Juni 2023 sekitar pukul 05.00 WIB.

Darri ketiga bos narkoba yang merupakan napi di bawah tangung jawab Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, sampai saat ini statusn dari masing-masing napi tersebut masih dalam proses pencarian.

Seperti kaburnya Zul Peng Grik yang diduga kuat dengan sengaja di lepaskan borgol dari ditangannya oleh oknum petugas lapas yakni inisial MA, dengan modus mempertemukan Zul dengan istrinya  pada Sabtu, 11 Februari pukul 19.30 WIB, di Lapas Narkoba kelas IIB Langsa Aceh.

Hal tersebut, diduga di akui oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Langsa Aceh bahwa narapidana atas nama  Zul Peng Grik  dibantu kabur oleh oknum pegawainya, perlu diketahui bahwa narapidana tersebut merupakan bandar narkotika jenis sabu-sabu atau ‘Bos Sabu’ dengan identitas Zul alias Peng Grik, yang merupakan warga Kabupaten Aceh Timur, Aceh.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham, Yudi Suseno mengatakan, saat ini narapidana Ata nama Zul Alias Zul peng grik telah ditetapkan DPO Oleh kepolisian dan pihaknya juga terus melakukan pencarian terhadap napi tersebut.

tvonenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu untuk oknum pegawaiyang berinisial (MA), telah di pindah tugaskan ke Lapas Meulaboh. untuk sementara sambil menunggu hasil pemeriksaan yang lagi diproses pusat.

“Untuk MA sekarang ditugaskan di Meulaboh, untuk hasil pemeriksaan dalam rangka penjatuhan hukdisnya sedang dalam proses di pusat,” kata Yudi kepada tvOnenews.com, Minggu (4/6/2023).

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT