News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penampakan Ruangan VVIP Tempat Bos Sabu di Aceh Timur Kabur usai Jalani Operasi

Penampakan ruangan Very Very Important Person (VVIP) tempat Usman Sulaiman (42) bos sabu, narapidana 20 tahun penjara di Lapas Kelas IIB Idi, Kabupaten Aceh Timur
Senin, 5 Juni 2023 - 17:09 WIB
Penampakan Ruang VVIP Tempat Bos Sabu di Aceh Timur
Sumber :
  • Tim TvOne/Ilham Zulfikar

Aceh Timur, tvOnenews.com - Penampakan ruangan Very Very Important Person (VVIP) tempat Usman Sulaiman (42) bos sabu, narapidana 20 tahun penjara di Lapas Kelas IIB Idi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh yang kabur usai menjalani operasi bedah di Rumah Sakit Zubir Mahmud Idi.

Informasi yang diperoleh tim tvonenews.com, ruangan VVIP tersebut berlokasi di tempat paling ujung di Rumah Sakit Zubir Mahmud Idi, tepatnya di ruangan bernama Arafah 5. Tampak di ruangan itu terlihat tempat tidur pasien.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Penyejuk udara atau AC, dua lemari, kamar mandi dan satu tempat duduk sofa. Sementara dari depan kamar VVIP terdapat satu tong sampah dan yang terkahir tidak ditemukan adanya kamera pengawas atau CCTV.

Kaburnya Usman Sulaiman diketahui pada 31 Mei 2023 sekitar pukul 05.00 WIB, detik-detik ia kabur pada 3 Juni 2023 saat petugas rumah sakit keruangan pasien (Usman) dimaksud untuk melakukan pemeriksaan Vital Sign.

Penampakan Ruang VVIP Tempat Bos Sabu di Aceh Timur Kabur

Namun, pasien tidak berada di tempat tidur sehingga petugas menanyakan kepada petugas lapas yang berpakaian dinas.

"Dimana pasiennya bang?", ucap petugas RS.

Petugas lapas menjawab bahwa pasien sedang dikamar mandi.

Selang 30 menit tepatnya pada 06.00 WIB, petugas piket kemudian menanyakan kembali kemana pasiennya bang? Lalu dibawa oleh petugas lapas bentar ya pasiennya masih dikamar mandi. Sekitar 06.45 WIB, petugas piket kembali keruangan dan masih tidak menemukan Usman di tempat tidur.

Kemudian petugas piket menanyakan kembali dengan pertanyaan yang sama sehingga petugas lapas yang mengawasi Usman menjawab bahwa pasiennya 'gak ada lagi pasien'. Lalu petugas rumah sakit bertanya kemana pasiennya?.

"Nanti saja kami kesana kak untuk menjelaskan", sontak petugas lapas menjawab.

Kemudian sekitar pukul 08.15 WIB di tanggal yang sama dua orang dari petugas lapas satu diantaranya kenakan baju biasa menuju ruangan Nurse Station.

Petugas lapas tersebut meminta barang pasien (Usman).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Barang apa pak?", ucap petugas RS.

Kemudian petugas tersebut menjawab 'Tas nya', pihak rumah sakit tidak mengetahui tas apa yang dimaksud. Selanjutnya dua petugas itu langsung pergi.(izr/haa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT