News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Upah Tak Dibayar Ribuan Perangkat Desa Kepung Kantor DPRK Aceh Tengah

Seribu orang perangkat desa mengepung Kantor DPRK Aceh Tengah. Aksi tersebut dilakukan guna menuntut siltap yang belum dibayarkan oleh Pemkab Aceh Tengah.
Kamis, 9 Maret 2023 - 11:37 WIB
Ribuan perangkat desa kepung Kantor DPRK Aceh Tengah.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Chaidir

Aceh Tengah, tvonenews.com - Seribu orang perangkat desa di Kabupaten Aceh Tengah mengepung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah. Aksi tersebut dilakukan, guna menuntut penghasilan tetap (siltap) dari Desember 2022 hingga Februari 2023  yang belum dibayarkan oleh pemerintah kabupaten (pemkab) setempat.

Misriadi, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Tengah mengatakan, aksi yang dilakukan para perangkat desa tersebut menuntut tiga tuntutan. “Pertama selesaikan pembayaran siltaf kami yang belum dibayarkan dari bulan 12 tahun 2022 sampai sekarang,” katanya, Kamis (9/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Ketua APDESI Aceh Tengah, tuntutan yang kedua adalah masalah pembagian hasil pajak dengan desa yang juga belum selesai. "Kedua tentang hasil bagi pajak sisanya belum terbayar karena banyak kegiatan-kegiatan desa yang masih terhutang sampai sekarang karena uang belum masuk juga," tegasnya.

Misriadi juga menambahkan, tuntutan yang ketiga adalah masalah upah tetap bagi perangkat desa yang selama ini tidak jelas. “PP 11 tahun 2019 tentang penghasilan tetap perangkat desa, di sini kita meminta agar pemerintah melaksanakan aturan PP 11 Tahun 2019 di Kabupaten Aceh Tengah ini,” jelasnya.

Sementara itu, Edi Kurniawan, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, mengakui kalau upah para parangkat desa memang belum dibayar. "Kita sudah berkoordinasi dengan pihak legislatif, pihak legislatif akan segera mebayar upah perangkat desa satu bulan dulu dalam pekan ini," ucapnya.

Kurniawan juga menyebutkan kalau pihaknya dan pemerintah mengaku kesulitan untuk menetapkan upah tetap bagi aparatur desa karena masalah anggaran yang tidak tersedia. "Kini kita ada masalah terkait upah tetap bagi perangkat desa, karena pihak pemerintah kesulitan dalam penganggarannya," pungasnya. (kha/wna)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT