News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Melirik Pandai Besi di Desa Lammatti Riaja, Warisan Masyarakat Turun Temurun

Usaha pandai besi turun temurun di Desa Lammatti Riaja hingga saat ini terus dilestarikan, tidak hanya laki-laki usaha pandai besi ini juga digeluti perempuan
Rabu, 15 Juni 2022 - 15:30 WIB
Pandai besi perempuan Sinjai sedang menempa besi untuk dijadikan pisau pesanan pelanggan
Sumber :
  • andi rahmat

Sinjai, Sulawesi Selatan - Terletak di kampung Baruttung, Desa Lamatti Riaja, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, terdapat usaha pandai besi yang ada sudah sejak lama. Desa Lammatti Riaja memang dikenal sebagai pembuat perkakas yang terbuat dari besi, produk kerajinan tangan yang dihasilkan itu, seperti sabit, parang, keris, badik, pisau dapur, dan masih banyak lagi. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk warga masyarakat Baruttung, mayoritas penduduknya bekerja sebagai pandai besi. Di samping itu pula ada juga bekerja sebagai petani, dan beternak. Bukan hanya kaum laki-laki saja, tapi pengrajin besi juga ini digeluti kaum perempuan. Salah satunya adalah Husni, yang juga merupakan ibu rumah tangga.

 

Salah satu pengrajin pandai besi Baruttung adalah Husni (49), warga desa lamatti riaja, bahwa pandai besi di Desa Lammatti Riaja ini sudah berjalan sejak lama, dan sampai sekarang pandai besi masih menjadi penghasilan utama bagi warga masyarakat setempat. 

 

"Pekerjaan sebagai pandai besi yang kami lakukan ini sudah lama, sejak dari orang tua hingga sekarang," ucap Husni. 

 

Menurutnya pekerjaan sebagai pandai besi membutuhkan keuletan, mulai dari cara memanaskan besi, memukul besi, gurinda besi, hingga pembentukan besi menjadi pisau sesuai keinginan pemesan.

 

Di kampung Baruttung ini, terdapat sekitar 12 pandai besi yang bekerja setiap harinya. Mereka umumnya masih menggunakan tenaga manual atau tenaga manusia secara murni, tidak ada bantuan mesin, mulai dari pemanasan hingga cetakannya. 

 

"Dibentuk saja dengan kreatifitas sendiri tanpa ada cetakan, seperti mesin pencetak. Pertama tentu kita panaskan dulu, lalu setelah itu dioleskan hingga membentuk seperti pisau atau parang dengan banyak model sesuai keinginan atau pesanan," tuturnya. 

 

Besi yang dibuat para pengrajin ini berbahan besi baja, besi mobil, besi bar, besi bada', beberapa besi lainnya. Sementara, untuk pemasaran masih sederhana, dengan cara mulut ke mulut, atau melalui kenalan, dan sebagian juga langsung ada pedagang tertentu yang mengambil banyak untuk kemudian dijual kembali di pasar-pasar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Desa Lamatti Riaja yang memang dikenal dengan kampung pandai besi itu, sebenarnya belum mendapatkan respons baik dari pemerintah setempat yang biasanya mengadakan pelatihan. Namun, pemerintah belum mampu meminimalisir usaha pandai besi, seperti mengorganisir pembentukan Bumdes atau koperasi. Di samping itu pula, warga menilai bahwa bantuan secara fisik masih sangatlah minim. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT