News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Misteri Mimpi Juragan Kos-kosan, 7 Malam Mimpi Lihat Bayi Rewel Minta Digendong, Ternyata Ada 7 Janin NM di Kosnya

Adapun Aborsi itu dilakukannya sejak 2012 sampai saat ini hingga telah menggugurkan 7 janin.
Sabtu, 11 Juni 2022 - 17:39 WIB
NM San SM kedua pelaku aborsi 7 janin dan Nulfah pemilk kos
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Makassar, Sulsesl - Kasus penemuan 7 janin di sebuah kamar kost di Jalan Balangturungan, Kelurahan Daya, Kecamatan Paccerakkang, Kota Makassar, masih menyisakan sejumlah fakta. 

Sang juragan kos-kosan yaitu Syamsul dan Nulfah Anugrahwati membagikan cerita sebelum kasus janin yang membusuk itu terungkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepada Tvonenews.com, Syamsul menceritakan firasat yang kuat soal adanya kejanggalan di kos-kosan miliknya.

Adapun Syamsul mengaku, ia sempat bermimpi tentang bayi.


Pemilik kos yang ditempati NM, Nulfah Anugrahwati. (Tvonenews.com)

“Seminggu sebelum ditemukan janin itu, saya selalu bermimpi bayi, saya kira mungkin pertanda istri saya mau hamil lagi ternyata istri saya datang bulan,” kata Syamsul.

Ya, Juragan kos-kosan tersebut mengaku mulai merasa aneh dengan mimpinya itu.

Seminggu sebelumnya, Syamsul sang juragan kos-kosan selalu bermimpi melihat bayi.

Tak tanggung-tanggung mimpinya itu terjadi selama tujuh hari berturut turut.

Terakhir, kata Syamsul, ia melihat sosok bayi perempuan yang seolah-olah dalam pandangannya meminta digendong.

“Dalam mimpi saya lihat terakhir itu bayi perempuan, seperti mau dibawa oleh seseorang lalu saya tarik bayi itu dan saya gendong-gendong”, kata Syamsul.


Ilustrasi bayi yang baru lahir. (ist)

Adanya kasus penemuan 7 janin itu pun seolah-olah dianggap sebagai firasat yang mendekati kenyataan oleh Syamsul.

Tidak hanya Syamsul, sang istri, Nulfah juga pernah mengalami mimpi yang sama sebulan sebelumnya. 

Adapun sang ibu kos mengaku memiliki firasat yang sama karena sebulan sebelum ditemukannya jasad bayi itu dia juga pernah bermimpi menggendong dua bayi.

Namun, kata Nulfah, pada saat itu dia hanya mengira bahwa mimpi itu adalah tanda dia akan hamil lagi ternyata kenyataannya dia tidak hamil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau saya mimpinya, menggendong dua anak bayi kiri dan kanan, saya kira juga pertanda saya mau hamil, ternyata tidak hamil. Ternyata itu tanda tanda bahwa ada bayi yang seperti minta dikeluarkan dari rumah saya,” ujar Nulfah.

Sebelumnya penemuan 7 janin di rumah kos terungkp setelah ibu kos mencium bau tak sedap dari dalam kamar yang bersumber dari sebuah kardus yang berisi kotak makan dan bungkusan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT