GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peras Warga Hingga Jutaan Rupiah, Polisi Gadungan dan Pacarnya Diringkus Polisi

Satuan Resmob Polres Gowa menangkap seorang pria yang menyamar sebagai anggota polisi dan memeras seorang warga dengan modus anak korban terlibat kasus narkotika.
Rabu, 9 April 2025 - 14:47 WIB
Polisi gadungan bernama Flair Afika Sugianto alias Resky (21)
Sumber :
  • Idris Tajannang
Gowa, tvOnenews.com – Satuan Resmob Polres Gowa menangkap seorang pria yang menyamar sebagai anggota polisi dan memeras seorang warga dengan modus anak korban terlibat kasus narkotika. 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku diketahui bernama Flair Afika Sugianto alias Resky (21), warga Kota Makassar, yang tertangkap tangan saat masih mengenakan pakaian dinas lengkap Polri dengan pangkat Brigadir Polisi (Brigpol) terpasang terbalik.
 
Penangkapan terhadap Flair dilakukan pada Senin malam, 7 April 2025, sekitar pukul 21.00 WITA di Jalan Mangka Dg Bombong, Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Bersama pelaku, polisi juga mengamankan seorang perempuan bernama Mariana (30), yang diketahui sebagai kekasih Flair dan turut berperan dalam menerima uang hasil pemerasan.
 
Menurut Kanit Resmob Polres Gowa, IPDA Andi Muhammad Alfian, aksi penipuan dan pemerasan ini bermula ketika pelaku mendatangi rumah korban, Fadlan Jusuf (43), warga Perumahan Griya Indira, Kelurahan Batangkaluku. Flair, yang mengenakan seragam polisi lengkap, mengaku sebagai anggota Polri yang telah menangkap anak korban karena tertangkap tangan menggunakan narkoba jenis sintek.
 
“Pelaku mengaku sebagai anggota polisi dan menyampaikan kepada korban bahwa anaknya tertangkap menggunakan narkoba. Untuk menghentikan proses hukum, pelaku kemudian meminta uang damai sebesar Rp8 juta,” jelas IPDA Alfian, Selasa (8/4).
 
Karena korban tidak memiliki uang dalam jumlah tersebut, ia hanya sanggup memberikan Rp2,5 juta dan satu unit handphone milik anaknya sebagai jaminan. Beberapa hari kemudian, Flair kembali menghubungi korban dan menagih sisa uang. 
 
Dalam tekanan dan rasa takut, korban menyerahkan lagi uang sebesar Rp1,5 juta, sehingga total uang yang diberikan korban mencapai Rp4 juta.
 
Tak berhenti di situ, pelaku kembali mencoba menghubungi korban dan meminta uang tambahan. Namun, pada upaya ketiga ini, korban mulai curiga dengan identitas Flair dan merasa dirinya telah ditipu. 
 
Korban kemudian berinisiatif mencari keberadaan pelaku dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
 
Berdasarkan laporan tersebut, Unit Resmob Polres Gowa yang dipimpin langsung oleh IPDA Andi Muhammad Alfian melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil meringkus pelaku bersama kekasihnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Saat ditangkap, Flair masih mengenakan seragam polisi lengkap dengan atribut, meskipun pangkat Brigpol yang terpasang di bajunya terlihat terbalik.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT