News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Penuhi Panggilan Penyidik, Eks Ketua DPRD Mamuju Terancam Ditersangkakan

Mangkir pada panggilan ketiga yang bersangkutan, kami tidak segan segan akan melakukan penjemputan paksa dimana yang bersangkutan langsung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus baru
Rabu, 4 September 2024 - 14:08 WIB
Kantor DPRD Mamuju
Sumber :
  • Gusni Kardi
Mamuju, tvonenews.com - Eks Ketua DPRD Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), AAH, mangkir dari panggilan penyidik Pidsus Kejari Mamuju. Mantan Ketua DPRD saat diberikan undangan untuk menghadiri klarisifikasi soal kasus perjalanan dinas fiktif tahun anggaran 2021- 2022 lalu yang bersangkutan tidak menghadiri undangan penyidik. 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Eks Ketua DPRD Mamuju, kami sudah panggil 1 kali namun yang bersangkutan tidak mengindahkan panggilan penyidik. Yang bersangkutan tidak memberi alasan penyebab ketidak hadirannya," ungkap Arfandi, Kasi Pidsus Kejari Mamuju, yang ditemui wartawan media ini di Kabtor Kejati Sulbar, Selasa (3/9/2024).
 
Arfandi, menambahkan, dalam waktu dekat ini pihak pinyidik akan kembali melayangkan panggilan kedua. Diharapkan mantan Ketua DPRD Mamuju menghadiri panggilan kedua dari penyidik Pidsus Kejari Mamuju.
 
"Kalau yang bersangkutan masih mangkir pada panggilan kedua, kami akan melayangkan surat peringatan kepada yang bersangkutan," ujar Arfandi pada wartawan.
 
Lebih jauh dia mengatakan, jika yang bersangkutan 3 kali mangkir maka yang bersangkutan akan dijemput paksa dan akan langsung ditetapkan sebagai tersangka.
 
"Mangkir pada panggilan ketiga yang bersangkutan, kami tidak segan segan akan melakukan penjemputan paksa  Yang bersangkutan langsung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus baru. Yang bersangkutan akan dijadikan tersangka dakam kasus menghalangi penyidikan," jelasnya.
 
Wakil Kerua DPRD Mamuju, Zl, juga semoat mangkir dari panggilan penyidik Pidsus Mamuju. Yang bersangkut tidak menghadiri panggilan karena ada alasan.
 
"Wakil Ketua DPRD Mamuju, tidak hadir namun dia mengirim surat. Yang bersangkutan juga akan kembali akan dipanggil," ujarnya.
 
30 anggota DPRD Mamuju priode 2019-2024 akan  dipanggil oleh penyidik Kejari Mamuju. Saat ini penyidik sudah memanggil puluhan anggota DPRD Mamuju.
 
"Dari sekian banyak dari anggota DPRD Mamuju yng dipanggil hnya unsur pimpunan yang belumenghadiri undangan penyidik," tutup Arfandi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
Berita terkait, penyidik Pidsus Kejati Mamuju mengusut dugaan korupsi peejalanan dinas fiktif tahun anggaran 2021 dan 2022 . Total anggaran yang diduga dikorupsi mencapai 5 milyar rupiah.(gki/frd)
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT