News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SDN 4 Katobengke di Baubau Hanya Dapat Tujuh Siswa Baru Gegara Berdampingan Sekolah Favorit dan Sistem Zonasi

Nasib berdampingan dengan sekolah favorit, SD Negeri 4 Katobengke di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, hanya mendapatkan tujuh siswa dalam masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:37 WIB
SD Negeri 4 Katobengke di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara
Sumber :
  • Jamil Azali

Baubau, tvOnenews.com - Nasib berdampingan dengan sekolah favorit, SD Negeri 4 Katobengke di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, hanya mendapatkan tujuh siswa dalam masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Para guru bahkan mendatangi rumah-rumah warga untuk meminta anak-anaknya didaftarkan di sekolah tersebut, namun hasilnya tetap minim peminat. Kondisi ini diperparah sistem zonasi yang diterapkan pemerintah.

Tidak ada aktivitas penerimaan siswa baru di hari terakhir pendaftaran siswa baru di SD Negeri 4 Katobengke yang berlokasi di Kecamatan Betoambari, Kota Baubau. Tampak sejumlah guru yang menjadi panitia penerimaan siswa baru hanya bisa bersabar menunggu para orang tua membawa anaknya mendaftar di sekolah tersebut.

Sejak dibuka pendaftaran tahap pertama hingga perpanjangan pendaftaran tahap kedua, sekolah ini hanya mendapat tujuh pendaftar siswa baru, meskipun sebelumnya promosi sekolah gencar dilakukan baik melalui media sosial maupun di taman kanak-kanak. Para guru bahkan mendatangi rumah-rumah warga untuk mengajak para orang tua mendaftarkan anaknya ke sekolah tersebut namun hasilnya tetap sepi peminat.

"Jauh sebelum PPDB kami sudah gencar melakukan promosi, kami ada tik tok dan akun Facebook, bahkan salah satu strategi yang kami lakukan dengan menjemput bola, para guru yang menjadi panitia mendatangi rumah-rumah warga untuk meminta para orang tua mendaftarkan anaknya ke sekolah kami, namun hanya ada beberapa saja, kebanyakan mereka mendaftarkan anak mereka ke sekolah tetangga, "ungkap Kepala Sekolah SD Negeri 4 Katobengke, La Ode Syahrudin, saat ditemui di sekolah, Jumat (5/7/2024).

Menurut Syahrudin, kondisi ini terjadi sejak beberapa tahun terakhir saat bangunan sekolah masih dalam kondisi rusak hingga tidak memadai untuk proses belajar. Lanjut Syahrudin, selain disebabkan sistim zonasi yang diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru, sepinya pendaftar di SD Negeri 4 Katobengke juga disebabkan letak sekolah yang berdampingan dengan salah satu sekolah favorit wilayah Kecamatan Betoambari yaitu SD Negeri 2 Katobengke. Kedua sekolah ini nyaris satu halaman sekolah hanya dibedakan dengan warna dinding bangunan.

Pihak sekolah berharap pemerintah setempat dapat lebih memperhatikan sekolah-sekolah yang minim siswa baru agar kuota rombongan belajar (Rombel) di sekolah dapat terpenuhi. Pihak sekolah juga berharap pemerintah dapat berlaku adil dalam penerapan sistim zonasi agar upaya pemerataan penyebaran siswa baru berjalan dengan baik. (jai/frd)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT