GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Unjuk Rasa Warga Tuntut Kades Wambulu di Buton Mundur

Massa menuntut Kepala Desa Wambulu yang bernama Tajura, mundur dari jabatannya, Massa menilai oknum Kades yang dilaporkan terkait kasus dugaan penggelapan gaji anggota BPD Desa Wambulu sudah tidak layak menjadi Kades.
Selasa, 19 Desember 2023 - 06:19 WIB
Unjuk rasa puluhan warga dan mahasiswa di depan Kantor Desa Wambulu
Sumber :
  • Jamil Azali

Buton, tvOnenews.com - Unjuk rasa puluhan warga dan mahasiswa di depan Kantor Desa Wambulu, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, berlangsung ricuh. Massa menuntut Kepala Desa Wambulu yang bernama Tajura, mundur dari jabatannya, Senin (18/12/2023).

Massa menilai oknum Kades yang dilaporkan terkait kasus dugaan penggelapan gaji anggota BPD Desa Wambulu sudah tidak layak menjadi Kades.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Asis, salah satu mahasiswa yang mendampingi warga menceritakan, kericuhan di depan kantor Desa Wambulu tersebut bermula saat salah satu mahasiswa yang mendampingi warga menanyakan kepada Kepala Desa Wambulu terkait gaji anggota BPD yang tidak dibayarkan selama setahun, lontaran pertanyaan tersebut sontak membuat Kepala Desa emosi dan hendak memukul pengunjukrasa hingga terjadi keributan.

Kericuhan diperparah sekelompok orang yang diduga keluarga oknum Kades yang ikut-ikutan mengamuk membela sang kepala desa hingga kedua kelompok nyaris adu jotos. Beruntung sejumlah personil TNI yang berada di lokasi aksi dapat meredam kemarahan kedua kelompok massa.

Saat warga di Desa Wambulu luapkan keresahannya dengan melakukan aksi unjuk rasa mendesak Kades mundur dari jabatannya.

Dalam unjukrasa tersebut warga menuntut Kades Wambulu, Tajura, untuk mundur dari jabatannya karena dianggap sudah meresahkan warga. Tuntutan ini menyusul berbagai dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum kepala desa.

Selain diduga menggelapkan gaji BPD, Tajura juga diduga melakukan praktek korupsi beberapa proyek desa berupa proyek fiktif. Selain itu warga kerap mengeluhkan tindakan Tajura yang diduga sering melakukan pemotongan dana BLT hingga Rp 100 ribu perkepala keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada dugaan proyek fiktif dalam artian ada anggaran tapi fisiknya tidak ada, kemudian gaji anggota BPD sejak Januari 2023 sampai sekarang tidak dibayarkan, ketiga ada dugaan dana BLT sejak tahun 2020 sampai 2023 selalu disunat besarannya sekitar 50 ribu sampai 100 ribu, " ungkap Asis, salah satu mahasiswa yang mendampingi warga.

Saat dikonfirmasi, Kades Wambulu, Tajura, berdalih belum dibayarkannya gaji anggota BPD Desa Wambulu karena menurutnya anggota BPD belum membuat laporan pertanggungjawaban kegiatan BPD. Tajura juga membantah telah melakukan praktek korupsi berupa proyek fiktif.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT