News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemkab Kotim Pastikan Eks Tekon yang Tidak Lulus akan Diikutkan dalam Seleksi Tahap 2

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan seluruh eks tenaga kontrak (tekon) yang tidak lulus seleksi evaluasi akhir bulan Juni lalu, akan diikutkan kembali dalam seleksi evaluasi tahap 2.
Selasa, 12 Juli 2022 - 08:40 WIB
Assiten I Setda Pemkab Kotim, Diana Setiawan, saat menemui eks tekon yang menggelar unjuk rasa hari Senin (11/2/2023) .
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memastikan seluruh eks tenaga kontrak (tekon) yang tidak lulus seleksi evaluasi akhir bulan Juni lalu, akan diikutkan kembali dalam seleksi evaluasi tahap 2.

"Dua minggu lagi kami akan melakukan seleksi evaluasi tahap 2, seluruh eks tekon akan kami ikutkan," ungkap Assisten I Setda Kotim, Diana Setiawan, Selasa (12/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakannya, seleksi tahap 2 ini dilaksanakan setelah semua Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) telah menghitung kebutuhan riil pegawai honorer dilingkungannya masing-masing.

Secara terus terang diakuinya, Pemkab hingga saat ini masih sangat kekurangan pegawai dan hal ini tentu saja sangat berdampak pada pelayanan masyarakat.

"Bapak Bupati sudah memerintahkan seluruh OPD agar menghitung kebutuhan pegawai agar pelayanan jangan sampai terganggu gara-gara kekurangan pegawai," katanya.

Masalah adanya beberapa kali aksi dari para eks tekon yang menuntut dipekerjakan kembali, menurut Diana lagi, sebenarnya tidak hanya mereka yang menginginkan itu, sebab Pemkab juga sangat berkepentingan dengan mereka karena kekurangan pegawai.

Namun untuk mempekerjakan mereka kembali, tentunya ada tahapan yang mesti harus mereka ikuti, salah satunya yaitu harus melalui tahapan seleksi kemampuan dasar.

"Per tanggal 30 Juni 2022 lalu kontrak kerja seluruh tekon sudah berakhir, tapi karena kami di Kotim masih kekurangan pegawai, maka dilakukanlah penerimaan kembali para tekon melalui seleksi evaluasi," sebutnya.

Saat seleksi evaluasi tahap 1, memang tidak semua tekon diterima kembali bekerja, sebab saat itu Pemkab masih belum memiliki data riil kebutuhan pegawai, jadi seleksi evaluasi itu juga dalam rangka penataan ASN dilingkungan Pemkab Kotim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diana membantah jika seleksi tahap 2 ini adalah karena adanya tekanan dari eks tekon, tapi karena murni untuk kebutuhan. Pemkab nanti akan mempekerjakan tenaga kontrak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

"Secara hukum, Pemkab sebenarnya sudah tidak ada hubungan lagi dengan para eks tekon sejak kontrak masa kerja mereka berakhir. Tapi sekali lagi karena sampaikan, berhubung kami masih kekurangan tenaga pegawai, akhirnya mereka kami beri kesempatan untuk bisa bekerja kembali hingga batas waktu sebagaimana yang diisyaratkan dalam PP nomor 49 tahun 2018 tentang manajemen P3K," tegas Diana.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT