News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

31 Ekor Sapi yang Terjangkit PMK di Kotim Dipotong Paksa, Kotim Membentuk Satgas PMK

Sebanyak 31 ekor sapi di 2 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dipotong paksa karena telah terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemerintah daerah Kotim pun segera membentuk Satgas pencegahan PMK untuk menanggulangi penyebaran penyakit tersebut.
Jumat, 8 Juli 2022 - 16:42 WIB
Petugas dari Dinas Pertanian Kotim terus melakukan tracking dan tracing saat mengetahui PMK sudah mulai menyebar di Kotim
Sumber :
  • Tim Tvone-Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalteng - Sebanyak 31 ekor sapi di 2 kecamatan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dipotong paksa karena telah terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pemerintah daerah Kotim pun segera membentuk Satgas pencegahan PMK untuk menanggulangi penyebaran penyakit tersebut.

"Dari 46 kasus PMK yang ditemukan pihak Dinas Pertanian, 31 ekor diantaranya dipotong. Karena mengalami penyakit PMK yang cukup parah," ujar Rihel Magat, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, usai rapat pembentukan Satuan Tugas Pencegahan PMK di Kotim, Jumat (8/7/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembentukan satgas PMK dianggap perlu, agar pengawasan dan pemantauan sapi yang masuk ke Kotim bisa lebih optimal. Selama ini pengawasan hanya dilakukan oleh petugas dari dinas pertanian setempat saja.

Sementara dua kecamatan yang ada ditemukannya kasus PMK tersebut yakni Kecamatan Telawang, tepatnya di Desa Sebabi, dengan temuan sebanyak 18 Kasus dan Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yakni di Desa Telaga Baru, ada 28 kasus. Sehingga, jumlah keseluruhan kasus di Kotim mencapai 46 kasus. 

"Dari 46 ekor sapi yang terkena PMK tersebut, 31 ekor terpaksa dipotong paksa karena tidak bisa diobati," terang Rihel. 

Sebagaimana yang diketahui, kasus PMK di Kotim sendiri sudah menjadi perhatian pemerintah daerah sejak 11 Juni 2022 lalu, ketika Balai Veteriner Banjarbaru, Dinas PTHP Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Karantina Pertanian Kelas III Palangka Raya wilayah kerja Sampit dan Dinas Pertanian Kotim, melakukan surveilans klinis terhadap sapi masuk, terutama dari Jawa Timur.

Mereka mengambil sampel sebanyak 21 sampel, 3 sampel di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan 18 sampel di Kecamatan Telawang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil uji laboratorium, ternyata 17 ekor sapi di Kecamatan Telawang positif PMK. Tracking dan tracing kemudian terus dilakukan hingga akhirnya ditemukan 46 kasus di Kotim saat ini. (dsi/ask)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Ajax "Ketagihan" Datangkan Pemain Timnas Indonesia setelah Rekrut Maarten Paes

Di tengah masifnya pergerakan transfer tersebut, Ajax juga kembali dikaitkan dengan pemain Timnas Indonesia. Salah satu nama yang mencuat adalah Dean James, bek
Bareskrim Polri Geledah PT Shinhan Sekuritas Terkait Pasar Modal, Ini Kronologinya

Bareskrim Polri Geledah PT Shinhan Sekuritas Terkait Pasar Modal, Ini Kronologinya

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas di Gedung Equity Tower, Jalan Jenderal Sudirman kav 52-53 Lantai 50, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).
Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Timnas Futsal Indonesia kembali mencuri perhatian publik pada ajang Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda kini bersiap menghadapi laga krusial di babak semifinal yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2).
Amalan Sunnah yang Bikin Karier Meroket, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Kerjakan di Waktu Spesial ini

Amalan Sunnah yang Bikin Karier Meroket, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Kerjakan di Waktu Spesial ini

Coba amalkan amalan sunnah ini, yang keistimewaannya tidak ditemukan pada ibadah lainnya.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.

Trending

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Semifinal Sarat Emosi! Timnas Futsal Indonesia Jumpa Mantan Pelatih Jepang

Timnas Futsal Indonesia kembali mencuri perhatian publik pada ajang Piala Asia Futsal 2026. Skuad Garuda kini bersiap menghadapi laga krusial di babak semifinal yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2).
Amalan Sunnah yang Bikin Karier Meroket, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Kerjakan di Waktu Spesial ini

Amalan Sunnah yang Bikin Karier Meroket, Kata Ustaz Adi Hidayat Coba Kerjakan di Waktu Spesial ini

Coba amalkan amalan sunnah ini, yang keistimewaannya tidak ditemukan pada ibadah lainnya.
Sorotan Tajam Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia

Sorotan Tajam Hector Souto Usai Timnas Futsal Indonesia Ukir Sejarah di Piala Asia

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, secara tegas menyampaikan evaluasi khusus kepada anak asuhnya usai berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke babak semifinal Piala Asia Futsal 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Terungkap Alasan Pandji Pragiwaksono Kerap Bahas Politik di Acara Stand Up Comedy

Terungkap Alasan Pandji Pragiwaksono Kerap Bahas Politik di Acara Stand Up Comedy

Komika Pandji Pragiwaksono ungkap alasannya kerap menyinggung politik dalam pertunjukan stand up comedy.
Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meski Ronaldo Mogok Main, Al Nassr Tetap Bisa 'Bantai' Al Riyadh, Sadio Mane Jadi Pahlawan Kemenangan

Meskipun tampil tanpa sang kapten, Al Nassr tetap menunjukkan kelasnya sebagai tim papan atas. Mereka tetap bisa menang atas Al Riyadh di laga pekan ke-20.
Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Ada yang Sudah Diproses Naturalisasi, Ini 5 Pemain Asing yang Dirumorkan Jadi WNI dan Berpotensi Bela Timnas Indonesia

Pelatih John Herdman membuka peluang penambahan pemain naturalisasi demi perkuat Timnas Indonesia. Lima pemain asing ini berpotensi jadi WNI dalam waktu dekat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT