News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Minggu Buron, Pelaku Pembunuhan Terhadap Wanita Lansia Pemilik Losmen di Kalimantan Tengah Berhasil Ditangkap

Tim Resmob Polres Kotawaringin Timur bersama anggota Direskrimum Polda Kalteng berhasil menangkap pelaku pembunuhan wanita lansia pemilik sebuah losmen.
Selasa, 21 Juni 2022 - 02:18 WIB
Pelaku Pembunuhan Wanita Lansia Pemilik Losmen di Kalimantan Tengah
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah - Setelah melakukan pengejaran selama hampir 2 minggu, Tim Resmob Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bersama anggota Direskrimum Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang wanita tua, pemilik sebuah usaha losmen di jalan Mukhran Ali, Kecamatan Baamang, Kalimantan Tengah.

Korban diketahui bernama Hj. Nur Asyikin alias Hj. Benah (68), ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar tidurnya yang berada dibagian depan losmen, dengan leher terikat kain seprai, pada hari Sabtu (4/6/2022) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
"Pelaku bernama Amar Rusli, usia 34 tahun. Pelaku adalah seorang resedivis untuk kasus yang sama yaitu pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polda Kalimantan Timut," ungkap Kapolres Kotim, AKBP Sarpani, Senin (20/6/2022).

Terungkapnya kasus pembunuhan ini, berawal dari petunjuk yang ada di buku catatan daftar tamu yang menginap di losmen, yang tertulis nama pelaku, menginap di kamar nomor 3, pada hari itu.

"Informasi yang kada dapat, hanya pelaku yang ada di TKP pada saat kejadian, tidak ada tamu lain. Selain itu, selama ini korban diketahui hanya tinggal sendirian saja di losmen tersebut, sehingga keyakinan kami bahwa tamu itulah pelakunya," kata Sarpani.
 
Pengejaran terhadap terduga pelakupun langsung dilakukan. Berdasarkan petunjuk, pelaku diketahui berdomisili di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.
 
"Selain tim Resmob Polres Kotim, kami juga mendapat bantuan tambahan personil dari Ditreskrimum Polda Kalteng. Cukup sulit untuk menangkap pelaku, sebab ia selalu berpindah-pindah tempat bersembunyi," terang Sarpani.
 
Untung saja upaya keras polisi untuk menangkap pelaku akhirnnya berhasil. Pelaku diringkus di tempat persembunyiannya yaitu sebuah rumah milik keluarganya, tanpa melakukan perlawanan.
 
Menurut Sarpani, berdasarkan pengakuan awal pelaku yang kini sudah resmi berstatus tersangka, motif peristiwa pembunuhan ini berawal dari kekesalan pelaku terhadap korban.
 
Pelaku yang sempat beberapa jam menginap, tiba-tiba membatalkan sewa kamar. Oleh korban pelaku diminta untuk membayar penuh sewa kamar sebesar Rp. 80 ribu, tapi pelaku menolak dan hanya bersedia membayar separuhnya saja, yaitu Rp. 40 ribu.
 
Akhirnya terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban, karena emosi, korban langsung mencekik leher korban yang sudah tua renta itu dengan menggunakan kain seprei, hingga akhirnya korban langsung tewas seketika.
 
"Usia menghabisi korban, pelaku kemudian melucuti perhiasan emas yang dikenakan korban yaitu berupa cincin sebanyak 5 buah dan 1 buah gelang. Pelaku juga mengambil ponsel milik korban, dan setelah itu ia langsung kabur melarikan diri," sebut Sarpani.
 
Sebelumnya, kasus pembunuhan pemilik losmen Nurwanti ini, sempat menghebohkan warga Sampit, khususnya warga yang tinggal disekitaran jalan Mukhran Ali, Baamang, yang dikenal sebagai kawasan padat penduduk.
 
Namun berkat kerja keras aparat Polres Kotim, kasus pembunuhan ini akhirnya sudah terungkap dan pelakunya juga berhasil ditangkap. (dsi/ade)
 
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT