News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Hari Hilang di Laut, Nelayan Asal Bula belum Ditemukan

Satu unit longboat tanpa awak ditemukan oleh nelayan, terombang-ambing di perairan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), pada Jumat (3/3/2023) sekira pukul 16.50 WIT. Nelayan yang melintas mengenali perahu tanpa awak ini adalah milik salah satu nelayan desa Sesar, Kabupaten Seram bagian timur yakni La Ali Siolimbona, laki laki berusia 49 tahun.
Sabtu, 4 Maret 2023 - 11:36 WIB
Pencarian La Ali nelayan asal Bula, dilakukan sekitar -+6 mil dari Pelabuhan Bula dengan titik koordinat 2°48'.962'S - 130°.25.592' E Perairan Bais.
Sumber :
  • Tim Tvone-Christ Belseran

Seram, tvOnenews.com - Satu unit longboat tanpa awak ditemukan oleh nelayan, terombang-ambing di perairan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), pada Jumat (3/3/2023) sekira pukul 16.50 WIT. Nelayan yang melintas mengenali perahu tanpa awak ini adalah milik salah satu nelayan desa Sesar, Kabupaten Seram bagian timur yakni La Ali Siolimbona, laki laki berusia 49 tahun.

"Karena cuaca buruk kami berkoordinasi dengan Syahbandar pelabuhan Bula, guna pencaharian dilanjutkan dengan kapal kargo" tutur Danpos Polairut Bula, Ridwan Mahu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karenakan cuaca buruk Danpos Polairut Bula, Ridwan Mahu, memutuskan untuk kembali ke darat dikarenakan tinggi gelombang di sekitaran perairan pulau Seram dan Bula, bergelombang dengan ketinggian ombak -+1 meter dan kecepatan angin 10 - 15 knot.

Berkoordinasi dengan Syahbandar Bula pencarian dilanjutkan menggunakan Kapal Kargo KM. Kaise Marui yang sementara bersandar di Pelabuhan Bula.

Awalnya warga yang menemukan langsung melaporkan kepada Pos Polairud Seram bagian timur Polda Maluku dan langsung melakukan pencarian.

Pencarian kemudian dilakukan sekitar -+6 mil dari Pelabuhan Bula dengan titik koordinat 2°48'.962'S - 130°.25.592' E Perairan Bais. 

Dalam pencarian Polairut berhasil menemukan barang milik korban, berupa box berisi ikan dan alat pancing sementara perahunya tenggelam akibat di sapu gelombang.

Sementara itu, Satuan Polairud Bula yang mendapati nelayan sementara memancing, dihimbau untuk kembali ke darat, mengingat cuaca ektrem dan bergelombang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami meminta kepada nelayan yang masih di laut untuk kembali karena kondisi laut tidak memungkinkan," tutur Ridwan.

Saat ini, pencaharian dilanjutkan dengan kapal kargo mengingat kondisi laut dalam keadaan bergelombang. (chy/ask)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT