News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyidik Polrestabes Surabaya, Tim Forensik, dan DVI Polda Jatim Bongkar Makam Siswa Taruna Pelayaran Surabaya

Penyidik Satreskrim Polrestabes Kota Surabaya membongkar makam seorang taruna Politeknik Pelayaran Surabaya, yang diduga menjadi korban penganiayaan
Rabu, 8 Februari 2023 - 14:48 WIB
polisi bongkar makam siswa Taruna Pelayaran Surabaya
Sumber :
  • tim tvone - ika nurulla

Mojokerto, Jawa Timur - Penyidik Satreskrim Polrestabes Kota Surabaya membongkar makam seorang taruna Politeknik Pelayaran Surabaya, yang diduga menjadi korban penganiayaan, yang dilakukan oleh para taruna seniornya di Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pembongkaran dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban yang diduga tidak wajar.

Pembongkaran makam Taruna Politeknik Pelayaran dilakukan Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya di pemakaman umum, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban adalah Muhammad Rio Ferdinan Anwar (19), taruna tingkat satu Politeknik Pelayaran Surabaya. Tepat pukul 12.00 WIB, Tim Inafis Polda Jawa Timur datang. Pembongkaran makam dilakukan warga dan petugas Penyidik polrestabes Surabaya.

Pembongkaran makam ini dilakukan atas permintaan keluarga tentang adanya dugaan penganiyaan yang dilakukan oleh para senior taruna Polikteknik Surabaya. AKP Zainul Abidin Kanit Resmob Polrestabes Surabaya mengatakan pembongkaran dilakukan tim gabungan Polrestabes dan Polda Jatim. Nantinya dari hasil otopsi jenazah akan diketahui penyebab kematian korban yang menjadi dasar laporan keluarga ke polisi.

“Hari ini kita melakukan pembongkaran makam korban yang diduka meninggal karena penganiayaan. Kita menerjunkan tim foresik Polda Jatim. Ini penting sekali dalam rangka penyidikan dan ini akan menjawab penyebab kematin korban. Sementara kemarin ada 13 saksi yang diperiksa,” kata AKP Zainul Abidin, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya.

Sementara itu Muhammad Yani, ayah korban mengatakan dirinya mendapat kabar anaknya meninggal pada Minggu malam pukul 22.45 WIB dari pihak Politeknik Pelayaran Surabaya. Hingga akhirnya ia datang ke Rumah Sakit Jemursari untuk memastikan keadaan korban. Namun, saat dilihat kondisi mayat tidak wajar, diduga ada tanda-tanda penganiayaan. Ditemukan sejumlah luka pada tubuh dan wajah korban.

“Ya cerita awal pukul 22.45 WIB, saya dapat kabar dari dokter poltek anak saya meninggal dunia di RS Sukolilo. Mendapat kabar tersebut saya dari Mojokerto langsung datang ke rumah sakit tersebut. Melihat kondisi nggak wajar pada anak saya, saya lapor ke polisi. Ketidakwajaran yang saya lihat, ada luka lebam lecet di dagu sobek, gigi depan rompal, dua hidung gosong, dahi kanan kiri gosong, dada gosong, leher gosong. Ini berbeda dari keterangan informasi dari pengasuh katanya tergelincir di kamar mandi,” jelas Muhammad Yani, ayah korban.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT