News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringati Haul Gus Dur ke 13, PWI Jombang Tetapkan Gus Dur sebagai Pahlawan Rakyat

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang menetapkan KH Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur sebagai Pahlawan Rakyat.
Senin, 19 Desember 2022 - 11:48 WIB
PWI Jombang tetapkan Gus Dur sebagai Pahlawan Rakyat
Sumber :
  • tim tvone - umar sanusi

Surabaya, Jawa Timur - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang menetapkan KH Abdurrahman Wahid yang akrab dipanggil Gus Dur sebagai Pahlawan Rakyat. Penetapan tersebut setelah mendengar penyampaian testimoni tentang sosok Gus Dur dan sepak terjangnya dari sejumlah wartawan senior, yang bertugas di Jombang serta testimoni dari teman akrab Gus Dur dan tokoh lintas iman dan lintas etnis yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Jombang (FKMJ).
 
"Hari ini kita telah sepakat menetapkan Gus Dur sebagai Pahlawan Rakyat. Kalau berbicara tentang kelebihan Gus Dur yang berkaitan dengan kemanusiaan dan kenegaraan sangat banyak. Karena Gus Dur merupakan sosok pelopor banyak hal. Diantaranya ketauhidan, keadilan, kesetaraan, toleransi dan kemanusiaan," papar Muhammad Syafi'I, Sekretaris PWI Jombang, usai acara Haul Gus Dur ke 13 di halaman kantor PWI Jombang.
 
Dalam acara peringatan meninggalnya Gus Dur yang 13 tersebut, selain berdoa dan membaca tahlil, sejumlah wartawan menyampaikan kesan-kesan serta responsifnya Gus Dur terhadap wartawan, pada saat Gus Dur pulang kampung ke Jombang, baik sebelum maupun setelah menjadi presiden.

"Selalu menjawab apa yang kita tanyakan kepada Gus Dur. Tetapi pertanyaan kita harus benar dan benar-benar memahami materi yang kita tanyakan. Sebab kalau kita tidak memahami, Gus Dur akan balik bertanya kepada kita," ungkap Sutono, Ketua PWI Jombang yang beberapa kali bertemu dan wawancara langsung dengan Gus Dur.
 
Kelebihan Gus Dur juga disampaikan para wartawan lain, seperti Arif Yulianto dari Harian Bhirawa, Yusuf Wibisono dari beritajatim.com dan Muhammad Mufid dari NetTV. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diakui atau tidak, saat ini sulit menemukan tokoh seperti Gus Dur," kata Arif Yulianto.
 
Selain dari para wartawan, testimoni juga disampaikan para tokoh lintas iman.

"Kami warga Tionghoa menganggap Gus Dur adalah pahlawan dan tokoh yang sangat kita hormati. Tanpa Gus Dur saya tidak mungkin berdiri disini bersama umat lain," kata Toni Harsono, Ketua Klenteng Gong San Kiong, Gudo.  
 
Hal senada juga disampaikan tokoh umat agama lain dan penganut kepercayaan. Seluruhnya memuji kelebihan Gus Dur dari banyak hal, sehingga sampai saat ini makam Gus Dur selalu ramai diziarahi masyarakat lintas iman.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT