News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Kenaikan BBM, Walikota Madiun Bagikan Seragam Sekolah Gratis

Di tengah kenaikan harga BBM, ribuan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Madiun, mendapat seragam gratis dan uang ongkos jahit. 
Rabu, 14 September 2022 - 19:12 WIB
Pembagian seragam gratis dan ongkos jahit oleh Wali Kota Madiun
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Madiun, Jawa Timur – Di tengah kenaikan harga BBM seperti sekarang ini, ribuan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Madiun, Rabu (14/9) mendapat seragam gratis dan uang ongkos jahit

Menurut Walikota Madiun, Maidi, selain untuk meringankan beban siswa dan orang tua, pemberian kain seragam gratis dan ongkos jahit bisa menekan inflasi serta menggerakan roda perekonomian warga di kota Madiun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi dengan kenaikan BBM ini, anak-anak tidak lagi mencari seragam sendiri, saya kasih seragam. Tapi saya tidak kasih jadi, karena yang kerja itu kan mesin, saya kasih sekalian ongkos jahitnya biar dibawa ke tukang jahit,” ujar Maidi. 

Menurutnya dengan diberikan kain seragam dan ongkos jahit tersebut dapat menekan inflasi tinggi. Karena sebanyak 6000 siswa SD, SMP di Madiun ini nantinya akan membawa seragamnya ke tukang jahit, secara otomatis mereka dapat pekerjaan. 

“Dengan dibawa ke tukang jahit, mereka, pekerjanya, penjual benang dan alat jahit kan akhirnya bisa bekerja, mereka menikmati hasilnya,” imbuh Maidi. 

Maidi menjelaskan, yang mendapat kain seragam gratis dan ongkos jahit ini bukan hanya siswa sekolah dasar (SD) tapi juga sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan swasta yang ada di Kota Madiun. 

Total siswa SD, SMP yang ada di Kota Madiun ini baik negeri maupun swasta ada 6000 siswa. Anggaran untuk kain seragam dan ongkos jahit ada sekitar 3 miliar, diambilkan dari anggaran APBD Pemkot Madiun. 

Sementara itu, Noval (15) salah satu siswa SMP di Kota Madiun yang mendapat kain seragam sekolah gratis mengaku senang dengan diberikannya seragam sekolah gratis dan ongkos jahit oleh Walikota Madiun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kelas 7 mas, ini dapat seragam OSIS sama Pramuka gratis pak, ini masih pakek seragam SD (merah putih) sama uang Rp300 ribu untuk ongkos jahit, seneng lah mas,” kata Noval. 

Walikota Madiun, Maidi sesuai rencana akan memberikan kain seragam gratis ini secara bergilir ke sekolah-sekolah secara formalitas. Diharapkan dengan adanya kenaikan harga BBM subsidi ini bisa membantu meringankan kebutuhan warganya, khususnya di dunia pendidikan dampak dari kenaikan harga BBM bersubsidi. (men/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT