News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga di Kota Malang Protes dengan Pasang Banner

Warga RW 03 Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang memasang banner protes terkait jalan rusak yang tidak kunjung diperbaiki.
Rabu, 7 September 2022 - 10:55 WIB
Warga RW 03 Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang memasang banner protes terkait jalan rusak yang tidak kunjung diperbaiki, Selasa (6/9)
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, Jawa Timur - Warga RW 03 Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang memasang banner protes terkait jalan rusak yang tidak kunjung diperbaiki. Banner tersebut bertuliskan 'jalan ini akan segera dibangun, tapi mboh kapan, raonok perhatian (tapi tidak tahu kapan, karena tidak ada perhatian)’.

Pemasangan banner tersebut, ungkapan protes warga terhadap Pemerintah Kota Malang, karena sudah dua tahun ini jalan Slamet Temboro rusak dan kunjung diperbaiki. Warga setempat mengatakan, bahwa jalan rusak di kampungnya ini sudah terjadi sejak dua tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini imbas dari perbaikan Jalan Raya Cemorokandang, dimana banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang dialihkan untuk melewati jalan kampung sebagai jalan alternatif pada 2020 kemarin.

Lantas, akibat adanya pengalihan arus lalu lintas tersebut, jalan yang ada di kampung mengalami rusak parah, dan belum ada perbaikan hingga saat ini.

"Kejadian ini sudah 2020 lalu. Saat itu kami sudah berkirim surat permohonan ke pak Wali dan Dinas PU agar jalan ini diperbaiki. Tapi hingga dua tahun ini belum ada respons," ucap Wandhok, Sekretaris RW 03 Kelurahan Cemorokandang, Selasa (6/9).

Selain melapor kepada eksekutif, warga juga beberapa kali melapor ke anggota DPRD Kota Malang, namun juga belum mendapatkan respons.

Melihat hal tersebut, membuat warga berinsiatif untuk memasang banner, sebagai bentuk protes, agar jalan Slamet Temboro segara diperbaiki.

Total ada delapan RT dari RW 01 dan RW 03 Kelurahan Cemorokandang, yang terdampak jalan rusak dengan panjang sekitar 800 meter. Warga pun mengeluh, karena aktifitasnya terhambat akibat jalan rusak tersebut.

"Yang jelas, aktifitas warga terganggu. Banyak warga yang terpelosok dan jatuh. Kemudian pipa Hippam kami juga banyak yang tergencet, karena menahan beban berat kendaraan yang melintas pada saat itu," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wandhok, bersama warga yang terdampak jalan rusak ini berharap, agar jalan di kampungnya ini segera mendapatkan perhatian dari Pemkot Malang.

Mereka menagih janji Pemkot Malang dan meminta pertanggungjawaban, atas dampak yang ditimbulkan dari perbaikan jalan di Jalan Raya Cemorokandang pada 2020 kemarin.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT