News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Foto Pemain Madura United FC Injak Kain Warna Merah dan Putih Menuai Kontroversi Netizen

Viral, foto pemain Madura United (MU) FC saat peluncuran jersey baru musim 2022/2023 menuai kecaman netizen. para pemain menginjak kain warna merah dan putih
Jumat, 22 Juli 2022 - 19:04 WIB
viral, foto pemain MU FC dinilai menginjak bendera merah putih saat sesi foto jersey baru
Sumber :
  • tim tvone - verros

Pamekasan, Jawa Timur - Viral, foto pemain Madura United (MU) FC saat peluncuran jersey baru musim 2022/2023 menuai kecaman para netizen, lantaran para pemain saat sesi foto menginjak kain berwarna merah dan putih seperti bendera negara Indonesia.

Sesi foto pemain peluncuran jersey baru MU FC tersebut, dikritik oleh netizen soal Tim Laskar Sape Kerap menggunakan background bendera merah putih berukuran besar dan panjang, diinjak-injak.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Foto peluncuran jersey baru yang diupload di akun media sosial Madura United langsung ramai komentar. Salah satunya di akun instagram @maduraunited.fc yang tampak menampilkan 10 slide foto launching jersey baru.

Selain itu, di akun facebook @Madura United FC juga upload 10 slide foto itu ramai komentar dan menuai kontrofersi.

Banyak komentar berupa kritikan hingga kecaman terhadap pemain Madura yang menginjak kain warna merah dan putih seperti bendera.

Salah satunya komentar dari akun facebok @Gilang Lang, yang menanyakan bendera merah putih berukuran besar itu kenapa diinjak.

"Ini kenapa merah putihnya diinjak?," demikian komentar akun @Gilang Lang di akun resmi facebook Madura United FC.

Tidak hanya itu, akun Facebook @Mazz Arief Al Gholayanz yang berkomentar dirinya orang Madura tidak suka benderanya diinjak dan menilai hal itu menjatuhkan sejarah lama demi sejarah baru.

"Wuuuyy... saya asli Madura tetapi saya gak suka benderanya diinjak-injak, itu namanya menjatuhkan sejarah lama demi sejarah baru, sedangkan yang lama sudah jelas berprestasi sedangkan yang baru belum tentu berprestasi dasar," demikian komentar akun Facebook @Mazz Arief Al Gholayanz di akun facebook Madura United FC, Jumat (22/7). 

Netizen yang geram langsung melayangkan protes karena menduga peluncuran jersey itu menggunakan properti bendera merah putih. Meski demikian, tak sedikit pula yang memberikan pembelaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Netizen yang membela menilai properti yang dipakai Madura United bukan bendera. Namun potongan kain terpisah berwarna merah dan putih.

Warna merah dan putih sendiri merupakan identik dengan Laskar Sape Kerap selama ini. Pada jersey baru musim baru ini, mereka tetap mempertahankan identitas mereka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT