News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Idul Adha, Pemprov Jawa Timur Siapkan 1000 Juleha (Juru Sembelih Halal)

Jelang Idul Adha, Pemprov Jawa Timur menyiapkan Juru Sembelih Halal (Juleha), untuk memberikan jaminan hewan kurban kondisi sehat dan disembelih secara halal. 
Kamis, 30 Juni 2022 - 19:35 WIB
jelang Idul Adha, pemprov Jatim siapkan Juleha (Juru Sembelih Halal)
Sumber :
  • tim tvone - dimas farik

Bangkalan, Jawa Timur - Jelang hari raya Idul Adha, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan Juru Sembelih Halal (Juleha). Hal ini dilakukan untuk memberikan jaminan penggunaan hewan kurban dalam kondisi sehat dan disembelih secara halal. 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jatim, Sjaichul Ghulam saat apel akbar 1000 Juleha di alun-alun Bangkalan mengatakan, terdapat aturan hewan kurban yang layak disembelih, apalagi saat ini wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih banyak terjadi di berbagai daerah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Aturan itu diantaranya, memilih hewan yang sehat dan yang memiliki gejala sakit ringan. Untuk hewan kurban yang memiliki gejala berat namun sembuh sebelum hari raya juga bisa disembelih. Sedangkan yang dilarang yakni, hewan kurban dengan gejala berat, contohnya bagian kuku lepas dan pincang atau cacat," jelasnya, Kamis (30/6). 

Lanjutnya, tim Juleha nantinya akan dibekali aturan tersebut, sehingga saat Idul Adha berlangsung tidak ada hewan kurban dalam posisi cacat yang disembelih. Tak hanya itu, tim Juleha juga dibekali ilmu penyembelihan secara halal dan bersertifikasi. 

"Adanya tim Juleha ini untuk memberikan rasa aman pada masyarakat untuk mengkonsumsi daging sapi atau kambing," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPP Juleha Indonesia, Petrus Hariyanto menyebutkan, pemilihan Bangkalan sebagai lokasi apel akbar karena jumlah hewan ternak dari Bangkalan cukup banyak, sehingga perlu dilakukan sosialisasi penyembelihan halal. 

"Hewan ternak dari Bangkalan cukup banyak, sehingga harus diimbangi dengan jumlah juru jagal halal yang bersertifikasi. Selain itu, selama ini banyak juru sembelih memang berasal dari Madura, sehingga pembekalan ini perlu diberikan," terangnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron menambahkan, meski sapi terpapar PMK, dagingnya tetap bisa dikonsumsi dengan cara memasak yang benar. 

"Ada hewan yang sakit, jangan konsumsi bagian kepala, kaki, dan jeroan. Sementara dagingnya tetap aman untuk dikonsumsi. Jadi masyarakat tak perlu takut maupun khawatir mengkonsumsi daging sapi dan kambing," jelasnya. (fds/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT