News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada Pancaroba, Penyakit Mata Mulai Menyerang, Ini Cara Mengatasinya

Pergantian musim atau lebih dikenal sebagai pancaroba, seringkali menimbulkan rasa kurang nyaman dan membuat orang mudah terserang penyakit. Salah satunya adalah penyakit mata memerah yang saat ini tengah diderita sebagian besar masyarakat di Pacitan. 
Kamis, 2 Juni 2022 - 13:04 WIB
pancaroba, waspadai penyakit mata
Sumber :
  • tim tvone - agus wibowo

Pacitan, Jawa Timur - Pergantian musim atau lebih dikenal sebagai pancaroba, seringkali menimbulkan rasa kurang nyaman dan membuat orang mudah terserang penyakit. Salah satunya adalah penyakit mata memerah yang saat ini tengah diderita sebagian besar masyarakat di Pacitan. 

Penyakit mata tersebut dapat diderita oleh orang dewasa maupun anak-anak, bahkan bisa menjangkiti satu keluarga. Penyakit mata yang dialami seseorang dengan mudah dan cepat menular ke orang lain jika tidak segera diatasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suprapti (58) warga RT 01/ 01, Ngemplak, Desa Sirnoboyo, Pacitan ini mengatakan, awalnya Elbar Dania Putra, cucunya yang berusia 18 bulan mengalami sakit mata dengan ciri-ciri merah, berair, dan belekan. Tak berselang lama menular ke semua keluarga. 

"Sakit matanya itu merah berair. Sehari kemudian, sakit mata itu menyebar di keluarga dan langsung ketularan juga semua, kalau malam mau buka mata tidak bisa, rasannya sakit dan gatal,” ujarnya. 

Suprapti menambahkan, untuk pengobatan belum sempat dibawa ke dokter. Hanya memberikan obat tetes mata kepada cucunya secara rutin sesuai aturan pemakaian. Dalam kurun waktu sekitar 5 sampai 7 hari, cucunya sudah sembuh dari penyakit tersebut, tetapi masih menular ke lain. 

“Kurang lebih selama 7 hari saya obati dengan cairan tetes mata.  Alhamdulillah semua anggota keluarga berangsur sembuh. Tidak hanya keluarga saya yang menderita sakit mata merah berair, tetapi tetangga di sekitar juga mengalami hal serupa," imbuhnya.

Menanggapi hal itu, dr. Helen Kusumaningsih, SpM, Spesialis Mata RSUD Pacitan mengatakan, conjunctivitis atau penyakit mata tersebut umumnya disebabkan 80% karena faktor virus dan jenis virus yang mudah menyebar. 

Penyakit mata mudah menyebar di kawasan padat penduduk, namun penularan itu bisa dicegah dengan meningkatkan personal higiene dan diputus dengan apabila ada pasien conjungtivitis sebaiknya tidak masuk kerja atau sekolah untuk meminimalkan penularan.

“Cara penularannya bisa diputus dengan sering cuci tangan, tidak menyentuh mata kecuali setelah cuci tangan, personal higiene, mengurangi penggunaan barang pribadi secara bersamaan,” jelas dr Helen Kusmaningsih, SpM. 

Sakit mata itu akan sembuh dengan sendirinya paling lama dalam kurun waktu 2 minggu setelah terkena virus, tetapi kondisi tubuh seseorang harus baik. Hanya saja karena ingin cepat sembuh, biasa masyarakat cenderung pergi ke apotek dan meneteskan obat tetes mata ke bagian yang sakit tanpa petunjuk dokter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Cenderung memberi obat-obat yang punya kandungan steroid atau antibiotik yang mengandung steroid. Sebetulnya berbahaya, kalau dipakai berulang akan membuat efek samping glukoma sampai katarak. Jadi obat dengan kandungan steroid harus sesuai pemeriksaan dokter," terangnya.

Jika masyarakat mengalami gejala sakit mata disarankan untuk memeriksakan penyakit ke dokter mata. Perlu mewaspadai, karena virus ini bisa mengenai siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa dan warga terjangkit sudah meluas di Pacitan. (asw/hen)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT