News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wali Kota Probolinggo Geram, Truk dan Bus Besar Masih Terobos Jalur Kota

Truk dan bus besar masih kerap melintasi jalur tengah kota yang jelas bukan peruntukkannya, khususnya di sepanjang Jalan Panglima Soedirman hingga Jalan Sukarno Hatta dan sebaliknya.
Senin, 2 Februari 2026 - 13:50 WIB
Walikota komentari polemik truk/bus terus terobos jalur kota
Sumber :
  • tvOne - m syahwan

Probolinggo, tvOnenews.com – Pelanggaran lalu lintas oleh kendaraan bertonase besar di wilayah Kota Probolinggo terus terjadi. Truk dan bus besar masih kerap melintasi jalur tengah kota yang jelas bukan peruntukkannya, khususnya di sepanjang Jalan Panglima Soedirman hingga Jalan Sukarno Hatta dan sebaliknya.

Kondisi ini memicu keresahan warga sekaligus kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas. Padahal, pos pantau di Randupangger dan rambu larangan sudah terpasang, dan aturan pembatasan jalur bagi kendaraan besar telah lama diberlakukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi persoalan tersebut, Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah konkret. Pemkot tidak tinggal diam terhadap pelanggaran yang terus berulang.

“Saya sudah memerintahkan jajaran terkait (Dishub dan Satpol PP), khususnya tim yang membidangi komunikasi publik, untuk segera melakukan koordinasi dan komunikasi terkait persoalan ini,” ujar Aminuddin, Senin (2/1/2026).

Ia menambahkan, sejumlah persoalan sebenarnya telah disampaikan dan ditindaklanjuti langsung di lapangan. Namun, pelaksanaan teknis di lapangan tetap harus dijalankan secara konsisten oleh instansi yang memiliki kewenangan.

“Petugas terkait harus segera menindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing,” tegasnya.

Tak hanya soal kendaraan besar yang masuk jalur kota, Wali Kota juga menyinggung persoalan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL). Ketertiban dan keamanan kota merupakan tanggung jawab bersama, terlebih saat ini Kota Probolinggo tengah berbenah untuk peningkatan kualitas pelayanan dan kenyamanan masyarakat.

“Keamanan dan ketertiban Kota Probolinggo harus dijaga dan dirawat bersama. Kita sedang bersolek untuk kemajuan masyarakat,” terangnya.

Aminuddin menilai tidak tepat jika muncul anggapan bahwa Pemkot seolah tidak mengambil langkah atau respons. Kepentingan publik tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Kami meminta bukan sekadar pernyataan, tetapi pemahaman utuh terhadap proses yang sedang berjalan serta koordinasi yang lebih objektif ke depan,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Rohman, salah satu warga Kota Probolinggo, menilai persoalan utama terletak pada lemahnya penindakan di lapangan. Oleh karena itu, penting adanya ketegasan aparat tanpa pandang bulu.

“Kota Probolinggo butuh petugas yang berani dan tegas. Kalau memang terbukti melanggar aturan, harus diberi sanksi,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT