News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngeri, Belasan Rumah Warga Terbelah hingga Rusak Parah Akibat Tanah Gerak di Pamekasan

Bencana tanah bergerak yang membuat rumah warga terbelah dan rusak parah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (17/1/2026), terus meluas.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:55 WIB
Ngeri, Belasan Rumah Warga Terbelah Hingga Rusak Parah Akibat Tanah Gerak di Pamekasan
Sumber :
  • Veros Afif

Pamekasan, tvOnenews.com - Bencana tanah bergerak yang membuat rumah warga terbelah dan rusak parah di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (17/1/2026), terus meluas.

Kejadian tanah gerak itu membuat belasan rumah warga di Dusun Paseser Timur, Desa Sanah Daya, Kecamatan Pasean, Pamekasan, retak parah hingga rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan beberapa rumah lain yang berada di sekitar kejadian kini hanya mengalami retakan biasa.

Bencana tanah gerak yang disinyalir akibat kondisi tanah yang didirikan bangunan tidak stabil dan posisi rumah berada di samping tebing.

Akibat kejadian itu warga kini khawatir rumah mereka ambruk dan semakin meluas.

"Kejadian retakan akibat tanah bergerak itu sudah dirasakan tiga hari yang lalu, namun tadi sekira pukul 02:00 WIB dini hari, terdengar ada gerkan tanah yang membuat ratakan makin mebesar hingga merusak banguan," ucap Asmu'i, warga yang rumahnya rusak parah.

Menurutnya, saat ini para warga mulai melakukan evakuasi semua barang berharga dan mengungsi ke sejumlah kerabat terdekat.

"Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi warga cemas takut ambruk memilih mengungsi ke runah famili," terangnya.

Sementara petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan bersama anggota TNI dan Polri melakukan asesmen retakan hingga mendata seluruh rumah warga yang retak hingga rusak akibat tanah bergerak.

"Petugas BPBD kini sudah melakukan asesmen dan mendata kerusakan akibat kejadian tanah bergek," kata Akhmad Dofir, Plt Kalaksa BPBD Pamekasan.

Petugas saat ini juga melakukan pengecekan ke rumah-rumah warga lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Kami mengimbau kepada warga lainnya yang mengalami ada tanda-tanda retakan pada dinding atau teras segera melapor dan melakukan evakuasi barangnya untuk mengungsi ke lokasi lain," tambahnya.

Namun jika kejadian tanah bergerak hingga meluas dan merusak semua rumah-rumah warga kami siapkan tenda darurat pengungsian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa tanah gerak itu semakin meluas ke rumah warga lain, kami akan terus memantaunya dan melakukan langkah-langkah," pungkasnya.

Kejadian tanah gerak yang membuat rumah warga retak hingga rusak itu bukan hanya terjadi kali ini saja, melainkan beberapa tahun lalu juga terjadi di wilayah lain di Pamekasan. Namun tidak sampai memakan korban jiwa. (vaf/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT