News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kongres IDEI 2026 Tegaskan Peran Strategis Doktor Ekonomi Dorong Sustainability Economic Menuju Indonesia Emas

IDEI gelar Kongres IDEI 2026 yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Tantangan dan Peluang Sustainability Economic untuk Indonesia Emas”.
Rabu, 14 Januari 2026 - 10:35 WIB
Kongres IDEI 2026
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Insan Doktor Ekonomi Indonesia (IDEI) menggelar Kongres IDEI 2026 yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertema “Tantangan dan Peluang Sustainability Economic untuk Indonesia Emas” serta Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IDEI Periode 2025–2030, Selasa (13/1), di BeSS Mansion Hotel Surabaya.

Kongres ini menjadi momentum strategis konsolidasi organisasi sekaligus ruang intelektual untuk merespons dinamika ekonomi global, nasional, dan daerah di tengah tantangan ketidakpastian ekonomi dunia. Kegiatan tersebut dihadiri akademisi, praktisi, peneliti, serta para doktor ekonomi dari berbagai daerah di Indonesia. Sejak sesi pembukaan, IDEI menegaskan bahwa diskursus ekonomi tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai kemanusiaan, kebudayaan, dan tanggung jawab intelektual dalam membangun peradaban ekonomi bangsa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Umum IDEI Prof. Dr. Hary Soegiri, MBA menegaskan bahwa Kongres IDEI bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum refleksi dan penegasan arah peran IDEI kedepan. Menurutnya, IDEI harus terus bergerak menjadi organisasi profesi yang berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional.

“Kongres IDEI adalah momentum strategis untuk melakukan konsolidasi dan menegaskan peran IDEI sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah, dunia usaha, dan kebutuhan riil masyarakat. Para doktor ekonomi tidak boleh berhenti di menara gading akademik, tetapi harus hadir dengan gagasan yang solutif, aplikatif, dan berdampak,” ujar Prof. Hary Soegiri.

Ia menambahkan, tema sustainability economic sangat relevan dengan agenda Indonesia Emas 2045. Pembangunan ekonomi kedepan, kata dia, tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan tinggi, tetapi juga harus memastikan keadilan sosial dan kelestarian lingkungan, sekaligus menjaga agar pembangunan tidak tercerabut dari nilai-nilai kemanusiaan dan konteks sosial budaya bangsa.

“Pertumbuhan ekonomi yang tidak berkelanjutan justru akan menimbulkan masalah baru. Karena itu, IDEI mendorong paradigma pembangunan yang menyeimbangkan pertumbuhan, pemerataan, dan keberlanjutan lingkungan,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur, menyampaikan sambutan secara virtual. Emil mengucapkan selamat atas terselenggaranya Kongres IDEI 2026 sekaligus menyampaikan apresiasi atas dilantiknya Pengurus DPP IDEI Periode 2025–2030.

Dalam paparannya, Emil menjelaskan kondisi perekonomian Jawa Timur yang memiliki posisi strategis sebagai center of gravity atau Gerbang Baru Nusantara, dengan kekuatan demografi, geografis, serta kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Ia menekankan pentingnya praktik keberlanjutan di tingkat daerah sebagai kunci menjawab tantangan pembangunan masa depan.

“Jawa Timur memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional. Namun di tengah tantangan efisiensi anggaran, penyesuaian transfer ke daerah, serta dinamika global, diperlukan perubahan paradigma pembangunan yang lebih adaptif dan berorientasi pada dampak,” kata Emil.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak lagi bisa diukur dari serapan anggaran semata, melainkan dari hasil dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kita harus bergeser dari pola spending oriented menuju outcome dan value creating oriented. Pembangunan harus dinilai dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar besaran anggaran yang dibelanjakan,” tegasnya.

Seminar nasional dalam Kongres IDEI 2026 juga menghadirkan ekonom dan pengamat kebijakan publik Ichsanuddin Noorsy. Dalam paparannya yang berjudul “Pertumbuhan Ekonomi Tersendat, Masyarakat Tetap Melarat”, Noorsy menyoroti paradoks ekonomi yang terjadi di Indonesia, dimana capaian makroekonomi belum sepenuhnya sejalan dengan kondisi riil kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, angka pertumbuhan ekonomi yang terlihat stabil belum sepenuhnya mencerminkan kondisi kesejahteraan masyarakat. Berbagai indikator sosial dan ekonomi menunjukkan masih kuatnya tekanan terhadap daya beli dan ketimpangan, sehingga diperlukan keberanian untuk menata ulang arah kebijakan ekonomi nasional.

“Pertumbuhan ekonomi yang tercatat secara statistik tidak otomatis berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyat. Ketika daya beli melemah dan ketimpangan melebar, maka masyarakat tetap merasakan kesulitan meskipun angka pertumbuhan terlihat positif,” ujar Noorsy.

Ia juga menilai bahwa tekanan ekonomi global, struktur ekonomi nasional yang rapuh, serta ketergantungan pada sistem ekonomi yang tidak berdaulat menjadi tantangan besar yang harus dijawab dengan kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada rakyat.

“Indonesia memerlukan arah kebijakan ekonomi yang lebih berdaulat dan berkeadilan. Tanpa itu, pertumbuhan ekonomi berisiko hanya dinikmati oleh kelompok tertentu, sementara masyarakat luas tetap berada dalam tekanan,” tambahnya.

Selain seminar nasional, Kongres IDEI 2026 juga dirangkaikan dengan pengukuhan Pengurus DPP IDEI Periode 2025–2030, sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan regenerasi organisasi. Momentum ini menjadi simbol estafet kepemimpinan dan penjagaan marwah keilmuan IDEI agar tetap berada di jalur integritas akademik dan kepentingan bangsa.

Dari sisi kelembagaan, Prof. Dr. Hj. Sukesi, Bendahara Umum IDEI, menegaskan bahwa Kongres IDEI 2026 juga menjadi tonggak penguatan organisasi melalui pelantikan pengurus baru.

“Pengukuhan DPP IDEI Periode 2025–2030 diharapkan memperkuat soliditas organisasi serta memperluas kontribusi IDEI sebagai mitra strategis pemerintah dalam perumusan kebijakan ekonomi nasional,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Dr. Zainal Muttaqin, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga IDEI, yang menyampaikan bahwa IDEI ke depan akan memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari ikhtiar kolektif membangun ekonomi yang beradab.

“Kerja sama dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan lembaga nasional maupun internasional menjadi kunci agar gagasan-gagasan IDEI tidak berhenti sebagai wacana, tetapi terimplementasi dalam kebijakan dan praktik pembangunan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kongres IDEI 2026 juga dihadiri sejumlah tamu kehormatan dari kalangan akademisi dan praktisi, diantaranya Dr. Ir. Jamhadi, M.BA Ketua Kadin Surabaya, Prof. Dr. Murpin Josua Sembiring Gurky, S.E., M.Si dari Universitas Ciputra, Prof. Dr. Ir. Pribadiyono, M.S dari Quantum HRM International, serta Prof. Dr. Dra. Ignatia Martha H., M.E dari UPN Veteran Jawa Timur. Selain itu, puluhan pimpinan perguruan tinggi dan guru besar anggota IDEI turut hadir, menegaskan kuatnya basis intelektual dan jejaring nasional organisasi ini.

Kongres IDEI 2026 diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan dan pemikiran strategis yang mampu memperkuat fondasi pembangunan ekonomi berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan, sekaligus meneguhkan peran IDEI sebagai wadah intelektual para doktor ekonomi yang kritis, konstruktif, dan berorientasi pada kepentingan bangsa. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT