News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Operasi Cipta Kondisi, Polisi Sampang Amankan Bus Pembawa Rokok Tanpa Cukai

Sebuah bus pariwisata dihentikan oleh aparat kepolisian saat melintas di Jalan Raya Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Petugas kepolisian melakukan penggeledahan mulai dari bagasi hingga ke dalam bus.
Rabu, 24 Desember 2025 - 13:42 WIB
puluhan rokok ilegal berbagai merek tanpa pita cukai.
Sumber :
  • tvOne - Dimas Farik

Sampang, tvOnenews.com – Sebuah bus pariwisata dihentikan oleh aparat kepolisian saat melintas di Jalan Raya Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Petugas kepolisian melakukan penggeledahan mulai dari bagasi hingga ke dalam bus.

Dalam penggeledahan tersebut, petugas mendapati bagasi bus maupun area penumpang berisi penuh puluhan rokok ilegal berbagai merek tanpa pita cukai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain bus Ozi Faiz Trans, petugas juga mengamankan tiga kendaraan lainnya yang diduga kuat turut mengangkut rokok ilegal dari lokasi berbeda di wilayah Madura.

Menurut Ipda Paundra Kinan Aditama, KBO Satreskrim Polres Sampang, keempat kendaraan termasuk bus tersebut diketahui membawa rokok tanpa pita cukai saat petugas melaksanakan operasi cipta kondisi di Jalan Raya Camplong, Kabupaten Sampang, pada Senin malam (23/12).

"Dalam pelaksanaan operasi cipta kondisi menemukan empat kendaraan bermotor, yaitu pikap, mobil HR-V, Wuling Cortez, namun yang paling menonjol bus membawa rokok ilegal tanpa cukai," Rabu (24/12).

Paundra menjelaskan, dari keempat kendaraan tersebut, yakni pikap, mobil HR-V, Wuling Cortez, serta bus, petugas menemukan puluhan kotak kardus berisi rokok ilegal berbagai merek.

"Dari empat mobil ditemukan total mencapai satu juta enam ratus delapan puluh ribu batang rokok ilegal. Adapun kerugian negara ditaksir mencapai dua miliar rupiah," tuturnya.

Kendaraan pembawa rokok ilegal tersebut, menurut Ipda Paundra, melaju dari wilayah timur, yakni Kabupaten Pamekasan dan Sumenep. Saat tiba di Sampang, kendaraan-kendaraan tersebut terjaring operasi cipta kondisi di Jalan Raya Camplong, Kabupaten Sampang.

"Rokok ilegal dibawa kendaraan dan diduga akan didistribusikan ke sejumlah daerah, di antaranya Jakarta, Situbondo, Bangkalan, serta ke wilayah di luar Pulau Madura," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setelah dilakukan pemeriksaan, jutaan batang rokok tersebut akan diserahkan kepada petugas Bea Cukai di wilayah Pamekasan. Untuk bus sendiri tidak berisi penumpang, hanya terdapat kotak-kotak kardus rokok ilegal. Sementara sopir kendaraan masih dalam pemeriksaan petugas," pungkasnya.

Saat ini, petugas kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan pemilik rokok tanpa pita cukai. Atas perbuatannya, para terduga pelaku dijerat Pasal 54 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dengan ancaman hukuman satu hingga lima tahun penjara. (fds/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT